112 Koperasi di Pandeglang Terancam Dibubarkan

0
156
Bupati Irna Narulita (tengah) didampingi Dandim 0601 Letkol Inf. Fitriana Nur Heru Wibawa (kiri) dan Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan (dua dari kanan) jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-70 Koperasi, Selasa (26/9). FOTO: HUMAS

PANDEGLANG – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Pandeglang Firman Abdul Qodir mengungkapkan, dari 430 koperasi di Kabupaten Pandeglang, sebanyak 112 tidak aktif. Selain tidak memiliki dasar hukum, juga karena tidak adanya kegiatan yang dilakukan oleh koperasi-koperasi tersebut. “Kami sedang memikirkan solusi untuk persoalan itu, apakah dibubarkan atau diperbaiki,” katanya usai peringatan HUT ke-70 Koperasi di Makodim 0601 Pandeglang, Selasa (26/9).

Hadir, Bupati Irna Narulita, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Fery Hasanudin, Asda Bidang Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Indah Dinarsiani, Asda Bidang Administrasi Umum Undang Suhandar, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominsantik) Yahya Gunawan Kasbin, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Olis Solihin. Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anwari Husnira, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Girgi Jantoro, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Ali Fahmi Sumanta, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Ramadani, Inspektur Inspektorat Iskandar, Sekretaris DPRD Pandeglang Entis Sutisna, dan puluhan pegawai Pemkab lain.

Firman berjanji bakal membubarkan semua koperasi yang tidak aktif lantaran tidak menguntungkan. “Selama dua tahun akan kita lakukan evaluasi dan meminta koperasi yang tidak aktif itu untuk menunjukkan dasar hukum pendirian koperasi. Apabila dalam kurun waktu yang ditentukan tidak dapat diperbaiki mengenai dasar hukum dan konteks kelembagaan lainnya, baru kita bubarkan,” katanya.

Kata Firman, koperasi harus memiliki andil besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. “Koperasi apabila dimanfaatkan dengan baik, tentunya akan berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat, karena banyak yang meminjam modal untuk usaha ke koperasi. Maka dari itu, sudah seharusnya koperasi yang ada di Kabupaten Pandeglang dapat memberikan pelayanan kemudahan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Irna Narulita berjanji akan terus melakukan evaluasi dan mendorong semua koperasi di Kabupaten Pandeglang agar bisa berperan aktif sesuai dengan fungsinya, yakni memberikan kemudahan kepada masyarakat. “Ke depan, koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pandeglang harus lebih baik lagi, berikan pelayanan kepada masyarakat dengan optimal, jangan sampai masyarakat kita mengeluh. Makanya, koperasi harus bisa lebih baik lagi supaya bisa meningkatkan prekonomian masyarakat secara merata,” katanya.

Irna menyarankan agar koperasi yang aktif bisa mengoptimalkan semua pelayanan terhadap masyarakat guna mewujudkan pemerataan ekonomi. Oleh karena itu, harus ada pembinaan yang intensif terhadap semua koperasi yang aktif agar berdikari. (Adib F/RBG)