Peluncuran program “Tangerang Jawara”, Jumat (4/8).

TIGARAKSA – Polresta Tangerang resmi melaunching program “Tangerang Jawara”, Jumat (4/8). Jawara sendiri merupakan singkatan dari Jadikan Wilayah Aman, Ramah dan Kreatif. Acara digelar di halaman Mapolresta.

Program ini digulirkan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan lebih mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat. Launching Tangerang Jawara ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif.

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Dandim 0506/Tgr Letkol Inf. M Imam Gogor, Kajari Kabupaten Tangerang Firdaus serta unsur Forkopimda dan tokoh pemuda dan masyarakat.

Dalam paparannya, Kapolres mengatakan, pola-pola pemberdayaan sebagai bagian dari upaya preventif terhadap potensi masalah kamtibmas harus terus diupayakan.
“Akselerasi pembenahan itu diwujudkan dalam semua aspek kerja di jajaran Polres Tangerang yang diwujudkan dalam Program Tangerang Jawara,” kata Sabilul Alif dalam sambutannya.

Lebih jauh ia menjelaskan, Tangerang Jawara ini memuat berbagai program unggulan Polresta Tangerang. Program-program itu sendiri merupakan implementasi dari tekad pembaharuan Polri dan Polda Banten yang diakselerasikan pelaksanaannya di wilayah kerja Polresta Tangerang.

Setidaknya ada delapan program unggulan yang telah dan sedang dijalankan oleh Polresta Tangerang. Di antaranya, Program Pos Laksa (polisi patroli dan kemitraan dengan masyarakat), Pos Ngariung (polisi ngobrol dan koordinasi jaga kampung) dan Pos Khidmat (polisi ceramah kamtibmas setelah salat Jumat).

Selanjutnya Pos Cisadane (polisi cinta siswa, pemuda, akademisi dan edukasi), Pos Jagur (polisi peduli pekerja dan pengangguran), Pos Purna (polisi peduli perempuan dan anak), Pos Benteng (polisi bersama netizen dan komunitas Tangerang) serta Top Line (Tangerang Police Online).

“Hari ini program Tangerang Jawara kami resmikan bersama dengan segenap komponen masyarakat dan instansi terkait,” ujar Sabilul Alif. Mantan Wadirlantas Polda Jatim ini menambahkan, pemilihan nama-nama dari delapan progran itu juga berangkat dari keinginan untuk mengangkat kekhasan wilayah.

Diharapkan, dari situ semangat pendekatan Polri bisa ditangkap oleh masyarakat sebagai mitra Polri maupun sebagai stakeholder Kamtibmas. “Tekad kami adalah bahwa kami bisa selalu ada di hati masyarakat dan sebaliknya, masyarakat selalu merasakan kehadiran dan peran kepolisian untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, aman dan nyaman,” pungkasnya.

Bupati A Zaki Iskandar mengapresiasi dilaunchingnya program Tangerang Jawara oleh Kapolresta Tangerang. “Untuk itu saya atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengucapkan terimakasih telah di launchingnya program Tangerang Jawara ini,” kata Zaki dalam sambutannya.

Dengan dilaunchingnya program, Zaki berharap dapat memberikan dan menumbuhkan rasa aman dan nyaman masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang. Sehingga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta membina kerukunan antar umat beragama serta menekan timbulnya gesekan antar suku dengan mengedepankan kebersamaan.

“Semoga dengan dilaunchingnya program Tangerang Jawara tahun 2017 ini dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang cerdas, makmur religius, dan berwawasan lingkungan. Sebagai visi dan misi Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

Kegiatan launching tersebut juga diisi dengan berbagai atraksi seni dan budaya khas Kabupaten Tangerang. Launching ditandai dengan pelepasan burung merpati yang dilakukan bersama-sama Kapolresta, Bupati beserta unsur Forkopimda. (Hendra/RBG)