13 Tahun Kota Serang, Syafrudin: Membanggakan Capaian Pembangunan

0
761 views
Walikota Serang Syafrudin bersama Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin menghadiri rapat paripurna HUT ke-13 Kota Serang, di DPRD Kota Serang, Senin (10/8).

SERANG – Selama kurun waktu 13 tahun Kota Serang berdiri, berbagai capaian pembangunan membanggakan telah diraih Pemkot Serang. Demikian, diungkapkan Walikota Serang, Syafrudin saat memberikan sambutan pada acara Sidang Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang ke-13 di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (10/8).

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Pemprov Banten Samsir, Walikota Serang Syafrudin, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Sekretaris Daerah Kota Serang Tb Urip Henus, Wakil Ketua DPRD Ratu Ria Maryana, Roni Alfanto dan Hasan Basri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Syafrudin mengatakan, usia ke-13 Kota Serang termasuk masih muda, jika dibandingkan dengan Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. Tapi, ada beberapa capaian sangat membanggakan. “Tahun 2007 awal pembentukan Kota Serang. Pemkot hanya memiliki APBD Rp10 miliar. Namun, dalam perjalanan dan perkembangannya hingga saat ini sudah mencapai Rp1,431 triliun. Ini membanggakan,” ujarnya.

Kata Syafrudin, dari segi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2009 hanya memperoleh Rp17,9 miliar dan tahun 2020 mencapai Rp178,2 miliar. Kemudian, ditahun 2009 iklim investasi hanya Rp3,2 triliun dan pada tahun 2019 mencapai Rp6,4 triliun. “Begitu pun komposisi pembebanan anggaran APBD 60 persen untuk belanja publik dan 40 persen untuk belanja pegawai,” katanya.

Syafrudin mengungkapkan, beberapa capaian itu di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebanyak tiga kali berturut-turut sejak tahun 2017, diraihnya Kota Layak Anak (KLA) sebanyak dua kali dan penghargaan penyelenggaraan kota sehat. Kemudian, pemerintah yang memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan penataan ruang tahun 2019 dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang. “Alhamdulillah, setahap demi setahap terealisasi,” katanya.

“Di bidang kesehatan, angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (AKI) dan gizi buruk terus mengalami penurunan. Termasuk terus berkembangnya fasilitas kesehatan baik dengan satu rumah sakit dan 16 puskesmas yang tujuh di antaranya menerima rawat inap,” tambah Syafrudin.

Bidang infrastruktur, kata Syafrudin, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, pemeliharaan saluran irigasi, drainase, penyediaan sarana air bersih, hingga pembangunan lingkungan perumahan dan pemukiman terus mengalami peningkatan. “Infrastruktur, di awal tahun 2020 memang terkendala Covid-19. Tapi, mudah-mudahan kita teruskan lagi,” katanya.

“Bidang pendidikan di tahun 2019 angka partisipasi murni SD, SMP mencapai 100 persen. Dan angka kelulusan mencapai 100 persen. Begitupun angka melek huruf mencapai 100 persen,” tambah Syafrudin.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu mengatakan, di bidang perekonomian bisa dilihat, sektor-sektor yang mengalami peningkatan yaitu perdagangan dan jasa seperti, hotel, restoran serta bangunan. Begitu pun angka kemiskinan di Kota Serang dari tahun ke tahun mengalami penurunan di bawah angka rata-rata nasional 5,28 persen. “Capaian program ini tak terlepas dari dukungan berbagai pihak, saya berharap ke depan Kota Serang lebih maju lagi,” katanya.

Syafrudin mengatakan, di peringatan HUT Kota Serang ke-13 ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan dalam melakukan pembangunan. “Di hari jadi Kota Serang pada tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan dengan sangat sederhana di tengah wabah Covid-19 ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, di usia ke-13 tahun di bawah kepemimpinanya bersama Walikota Syafrudin, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Kota Serang. “Kita menyadari bersama, saya dan Pak Syafrudin masih ada banyak kekurangan-kekurangan, masih banyak pekerja rumah yang harus segera pemerintah lakukan, Kita ketahui dengan adanya musibah pandemi Covid-19, targetan untuk tahun 2020 belum memenuhi target,” katanya.

Kata Subadri, ada beberapa program yang tersendat selama Pandemi Covid-19 yakni di bidang kesehatan, pendidikan, pedagang kaki lima (PKL), perparkiran, ruang terbuka hijau yang masih kurang, dan lainnya. “Tetapi apa pun kekurangan kami, kami sangat intens, kami tetap semangat, Insya Allah kami berjanji, ke depan, bisa berbuat, bisa semakin bermanfaat bagi seluruh masyarakat kota serang,” katanya.

Sementara itu, Plt Asisten Daerah (Asda) I Provinsi Banten, Samsir mengatakan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi unsur utama dalam pembangunan berbagai sektor di daerah melalui program prioritas. “HUT ke-13 momentum dalam meningkatkan kinerja di lingkungan Pemkot Serang,” katanya.

Samsir berharap, Pemkot Serang terus meningkatkan akselerasi dan sinergisitas dalam mewujudkan peningkatan pembangunan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak terlepas dari sinergisitas antara pemerintah kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. (fdr/air)