132.741 Surat Suara Rusak, Terbanyak di Kota Tangerang

0
505 views

SERANG – KPU Provinsi Banten telah menerima laporan dari KPU kabupaten kota terkait jumlah surat suara Pilgub Banten yang rusak. Jumlahnya mencapai 132.741 lembar dan menjadi tanggung jawab pihak percetakan untuk menggantinya.

“Kami sudah menerima laporan dari kabupaten kota, jumlah surat suara yang rusak lebih dari 132 ribu. ‎Hari ini sudah kami sampaikan ke perusahaan percetakan untuk dilakukan pergantian surat suara,” kata‎ Ketua Pokja Logistik KPU Banten Agus Supadmo di Kantor KPU Banten, Selasa (31/1).

Agus menegaskan, sesuai perjanjian di awal, PT Dian Rakyat selaku perusahaan pemenang tender, segera mengganti surat suara yang rusak dengan yang baru. Menurutnya, 7,9 juta lembar surat suara yang telah dicetak sejak 11-21 Januari 2017 harus dalam kondisi sempurna dan bisa digunakan untuk pencoblosan pada 15 Februari mendatang. “Kami targetkan pergantian surat suara yang rusak selesai pada Sabtu (4/2),” ungkapnya.

Ditambahkan Agus, untuk mencetak surat suara baru, pihak perusahaan percetakan bisa menyelesaikannya dalam waktu satu hari. Hanya saja dibutuhkan waktu untuk pemotongan dan packing sebelum surat suara kembali didistribusikan ke KPU kabupaten kota.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Banten, surat suara yang rusak terbanyak di Kota Tangerang dan paling sedikit di Kota Cilegon.‎ (lihat grafis)

“Jumlah surat suara dicetak sesuai dengan jumlah ‎daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Banten 2017 sebanyak 7,7 juta pemilih ditambah 2,5 persen atau 200 ribu surat suara cadangan,” ungkap Agus.

Menanggapi banyaknya surat suara yang rusak, Ketua KPU Banten Agus Supriyatna mengaku optimistis PT Dian Rakyat, yang berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur, akan segera menggantinya. Menurutnya, pergantian surat suara yang rusak telah dibahas saat KPU Banten memantau langsung pencetakan surat suara di Jakarta pada 11 Januari. “Prinsipnya pada 14 Februari (H-1) semua logistik Pilgub Banten sudah harus sampai ke TPS,” kata Agus.

‎Pihaknya mengaku sudah mengalokasikan ‎anggaran sebesar Rp600 juta untuk pencetakan surat suara Pilgub Banten 2017. “Pilgub Banten 2017 membutuhkan 7,9 juta lembar surat suara. Insya Allah surat suara yang rusak sudah diganti akhir pekan ini juga,” ungkapnya.

Sekretaris KPU Banten Septo Kalnadi menambahkan, selain surat suara, KPU Provinsi juga sudah menyiapkan logistik lainnya seperti template surat suara dan tambahan bilik dan kotak suara yang kurang di kabupaten kota. Template sendiri sudah dicetak sebanyak 16.540 lembar sesuai jumlah TPS Pilgub Banten untuk pemilih disabilitas. “Untuk logistik lainnya seperti tinta, hologram, dan segel, semuanya sudah didistribusikan ke KPU kabupaten kota,” ungkapnya.

Berdasarkan DPT Pilgub Banten 2017, ‎jumlah pemilih tetap di Pilkada Banten 2017 mencapai 7.734.485 orang. Pemilih tersebar di empat kabupaten dan empat kota yang meliputi 155 kecamatan, 1.551 kelurahan dan 16.540 TPS di seluruh Provinsi Banten. Adapun rincian DPT di kabupaten kota yaitu Kota Cilegon 281.369 pemilih, Kota Serang 455.291 pemilih, Kota Tangerang 1.127.914 pemilih, Kota Tangsel 881.382 pemilih, Kabupaten Lebak 936.428 pemilih, Kabupaten Pandeglang 920.320 pemilih, Kabupaten Serang 1.109.495 pemilih, dan Kabupaten Tangerang 2.022.286 pemilih. (Deni S/Radar Banten)