14 Warga Malingping Terserang DBD, Satu Meninggal Dunia

Net. ILUSTRASI

MALINGPING – Sedikitnya 14 warga Desa Sumber Waras kecamatan Malingping terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Informasinya, satu warga yang masih balita atas nama Dika (5) warga Kampung Pagenggang Desa Sumber Waras meninggal dunia akibat terserang DBD.

Sedangkan, 13 warga lainya hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping. Kepala Puskesmas Malingping Yayat Hidayat membenarkan adanya 14 warga yang terserang DBD yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Pihaknya, lanjut dia, sudah menyampaikan kasus ini kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak.

“Untuk lebih jelasnya coba hubungi Kepala Puskesmas Cipeundeuy atau pihak RSUD Malingping. Soalnya, kejadianya di wilayah Cipeundeuy dan saya dengar pasien di rawat di RSUD Malingping,” kata Yayat saat dihubungi, Senin (9/11/2015).

Rencananya, lanjut dia, besok Dinkes Lebak akan segera melakukan penanganan kasus tersebut dengan melakukan fogging ke sejumlah wilayah yang diduga menjadi penyebaran nyamuk aedes aegypti. Namun, Yayat belum mengetahui secara persis daerah penyebaran nyamuk penyebab DBD tersebut. “Akan segera ditangani, besok akan dilakukan pengasapan atau fogging di wilayah itu dan sekitarnya,” jelasnya.

Pihaknya, lanjut dia, sudah melakukan himbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap serangan nyamuk DBD mengingat musim hujan telah tiba. Ia mengimbau, masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan setempat untuk mencegah penyebaran nyamuk DBD. “Saya harap, masyarakat juga waspada dengan membiasakan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Adanya kasus 14 warga yang terserang DBD mendapat sorotan dari kalangan masyarakat. Yayat Kosasih seorang tokoh masyarakat kecamatan Malingping menuding, kasus tersebut menyebar lantaran tidak adanya upaya pencegahan dan penanganan serius dari dinas terkait.

Seharusnya, kata dia, dinas terkait aktif melakukan pencegahan mengingat sudah memasuki musim hujan di mana penyakit DBD datang saat musim hujan. “Harusnya, dinas terkait sudah melakukan upaya-upaya pencegahan sebelum DBD menyerang. Mereka kan lebih tahu kalau setiap musim penghujan selalu ada penyakit DBD,” paparnya.

Namun, hingga saat ini, baik Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Sukirman dan Direktur RSUD Malingping Danang belum dapat dikonfirmasi. (duy/rbc)