SERANG – KPU Banten secara resmi mengumumkan hasil penelitian administrasi berkas pendaftaran bakal calon anggota DPD RI.

Dari 26 bakal calon anggota DPD RI yang mendaftar, sebagian besar justru tidak lolos berkas administrasinya. Padahal, hampir semua bakal calon tersebut merupakan para tokoh di Provinsi Banten yang telah mendaftarkan diri ke KPU pada 9-11 Juli lalu.

Ketua KPU Banten Wahyul Furqon mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian administrasi, hanya 11 bakal calon anggota DPD RI yang berkasnya memenuhi syarat, sementara 15 calon lainnya belum memenuhi syarat. “Bagi yang belum memenuhi syarat, diwajibkan melengkapi persyaratannya mulai 21 hingga 24 Juli 2018,” ungkap Wahyul usai menyampaikan hasil verifikasi adminiatrasi terhadap syarat calon anggota DPD di aula KPU Banten, Jumat (20/7).

Wahyul menjelaskan, mayoritas syarat administrasi yang belum memenuhi syarat adalah surat keterangan sehat jasmani, rohani, bebas narkoba, dan dokumen-dokumen yang membutuhkan legalisasi. “Dokumen persyaratan tersebut wajib diperbaiki para bakal calon yang hendak meneruskan pencalonan,” ujarnya.

Wahyul melanjutkan, KPU akan kembali meneliti berkas perbaikan syarat hingga 26 Juli. Selanjutnya mulai 27 Juli, hasil verifikasi administrasi disampaikan kepada KPU kabupaten kota untuk diverifikasi faktual. “Nantinya KPU kabupaten kota menyampaikan berita acara hasil verifikasi faktual syarat dukungan kepada KPU provinsi pada 15-16 Agustus 2018. Bagi yang lolos verifikasi faktual akan ditetapkan dalam daftar calon sementara (DCS) pada 31 Agustus-2 September 2018,” tuturnya.

Tidak berhenti di DCS, KPU akan meminta masukan dan tanggapan masyarakat terhadap bakal calon DPD yang masuk DCS mulai 31 Agustus hingga 9 September 2018. Selanjutnya, permintaan klarifikasi oleh KPU provinsi kepada calon anggota DPD 10-12 September 2018. Untuk penyampaian hasil klarifikasi oleh KPU provinsi kepada KPU RI, dilakukan pada 12-14 September 2018. Sementara, penyusunan daftar calon tetap (DCT) pada 14 September-20 September 2018. “Proses untuk jadi calon DPD RI memang tidak mudah, jadi berkas persyaratan harus benar-benar sesuai aturan,” tegas Wahyul.

Berdasarkan data KPU Banten, dari 15 nama bakal calon DPD yang belum memenuhi syarat, ada nama petahana Habib Ali Alwi, mantan politikus senior Hawasi Syabrawi, dan Mochammad Farid Dermawan yang merupakan suami Bupati Lebak Iti Octavia Jaya Baya. Ada pula nama mantan ketua Partai Gerindra Banten Budi Heryadi dan mantan ketua KNPI Banten Eten Hilman Hartono. Mereka hanya diberikan waktu empat hari untuk melakukan perbaikan. Sementara itu, berkas anak Gubernur Wahidin Halim, M Fadhlin Akbar, dinyatakan memenuhi syarat bersama sepuluh orang lainnya.

Sebelumnya, Ketua Divisi Sosialisasi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Banten Eka Satyalaksmana menambahkan, hasil penelitian administrasi berkas bakal calon anggota DPD RI telah diserahkan kepada 26 bakal calon atau penghubungnya.

“Kita harapkan masa perbaikan dimanfaatkan sejak awal jangan menunggu hingga 24 Juli,” katanya.

Eka menambahkan, KPU kabupaten kota sudah rampung melaksanakan Pilkada 2018 sehingga bisa fokus dengan persiapan Pemilu 2019. Di antaranya, melakukan verifikasi faktual berkas calon anggota DPD RI. “Selain pileg dan pemilihan calon DPD RI, Pemilu 2019 juga dilaksanakan pilpres. Jadi, semua penyelenggara harus fokus termasuk KPU kabupaten kota,” ungkapnya. (den/air/dwi)