325 Honorer K2 Lebak Minta jadi PPPK

0
698 views
Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) saat beraudiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Jumat (1/3).

LEBAK – Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) beraudiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Jumat (1/3). Mereka mendesak Pemkab Lebak mengangkat 325 tenaga honorer kategori 2 (K2) yang lolos seleksi kompetensi dan wawancara menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pengurus FTHSNI Lebak diterima pimpinan Komisi III di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Lebak. Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan dan Data Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Fuad Lutfi dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak Imam Suangsa.

Ketua FTHSNI Lebak Ade Bukhori menyatakan, pada 23 – 24 Februari 2019 Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemkab Lebak telah melaksanakan seleksi kompetensi dan wawancara PPPK di SMAN 1 Rangkasbitung dan SMKN 1 Rangkasbitung. Dari 625 orang peserta yang lolos seleksi administrasi, empat orang tidak hadir dalam tes tersebut. Dari hasil seleksi tersebut, 325 orang lolos passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Passing Grade Seleksi PPPK.

“Kami ke sini meminta Dewan memperjuangkan aspirasi tenaga honorer K2 yang lolos seleksi PPPK. Mereka yang lolos seleksi kompetensi dan wawancara diharapkan diangkat semua menjadi PPPK,” kata Ade Bukhori kepada wartawan.

Dari 325 orang tenaga honorer K2 yang lolos seleksi berdasarkan passing grade, sebanyak 243 orang merupakan tenaga pendidikan, 31 orang tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian 51 orang. Pada seleksi PPPK tahap pertama, Pemkab Lebak hanya mengangkat 100 orang. Dengan rincian, 75 orang dari tenaga pendidikan, 15 orang tenaga kesehatan, dan 10 orang penyuluh pertanian.

“Pokoknya kita minta semuanya diangkat jadi PPPK. Untuk persoalan anggaran, saya kita Pemkab Lebak mampu menganggarkan gaji PPPK tersebut,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lebak Rudi Kurniawan akan menindaklanjuti aspirasi honorer K2 di Lebak. Di akhir masa jabatan anggota Dewan, dia ingin memberikan kenang-kenangan yang berkesan kepada tenaga honorer yang telah mengabdi belasan tahun.

“Kuotanya memang hanya 100 orang. Tapi, kita akan upayakan agar kuota PPPK untuk Lebak ditambah dan semua yang lolos seleksi bisa diangkat menjadi PPPK,” jelasnya. (Mastur/Aas)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.