Perbaikan ruas Jalan Rangkasbitung - Pandeglang di Mandala, Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Cibadak, yang rusak.

LEBAK- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI PJN Banten I memperbaiki ruas Jalan Rangkasbitung – Pandeglang di Mandala, Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Cibadak, yang rusak.

Perbaikan jalan sebagai respons terhadap keluhan warga. Sejumlah warga ada yang memfoto kondisi jalan tersebut dan mengunggahnya di media sosial. Bahkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Lebak demonstrasi di jalan yang rusak pada 12 Maret 2019.

Salim, pengawas perbaikan jalan dari BBPJN Wilayah VI PJN Banten I, mengatakan, perbaikan jalan nasional di Mandala merupakan kegiatan pemeliharaan rutin yang dilaksanakan Kementerian PUPR RI. Kondisi jalan di Mandala sudah rusak parah harus diperbaiki agar masyarakat yang melintas aman dan nyaman.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan rutin. Biar masyarakat aman dan nyaman serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Rangkasbitung – Pandeglang ini,” ungkap Salim di Mandala, Rabu (20/3).

Menurutnya, kegiatan pemeliharaan rutin di jalan nasional akan tuntas dalam waktu dua atau tiga hari ke depan. Selanjutnya, apakah jalan tersebut akan dihotmik atau ditingkatkan melalui konstruksi beton, Salim mengaku tidak tahu. Dirinya hanya bertugas memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut agar tidak membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

“Jalan di sini sudah cukup memprihatinkan, karena itu kita lakukan pengamanan agar tidak membahayakan nyawa manusia,” katanya.

Pada 12 Maret 2019 aktivis HMI MPO Cabang Lebak melakukan aksi demonstrasi di ruas jalan nasional di Mandala. Mahasiswa melakukan teatrikal mandi di kubangan jalan dan memancing ikan. Arus lalu lintas di Mandala tersendat saat aksi mahasiswa berlangsung. (Mastur)