2.264 Rumah di Kota Serang Masih Tidak Layak Huni

0
621 views
Salah satu warga tengah beraktivitas di depan rumahnya di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (Foto: Ade F )

SERANG – Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, masih ada 2.264 rumah tidak layak huni (RTLH) di Ibukota Provinsi Banten ini. Sejak Kota Serang berdiri pada 2007, Pemkot baru dapat memberikan bantuan rehabilitasi sosial untuk RTLH pada 2011. Selama lima tahun, Pemkot melalui Dinsos baru membantu 1.328 RTLH.

Kepala Dinsos Kota Serang Syamsuri Dahlan mengatakan, pada 2011 jumlah RTLH di Kota Serang sebanyak 3.592 unit. “Sisa di 2016 masih ada 2.264 unit rumah,” terang Syamsuri, Jumat (10/3).

Ia menerangkan, sejak 2011 ada 1.408 RTLH yang diberikan bantuan rehabilitasi sosial. Bantuan itu tidak hanya dari APBD Kota Serang, tapi ada juga dari APBD Provinsi Banten dan APBN.

Syamsuri mengatakan, tahun ini, APBD Kota Serang mengalokasikan anggaran untuk membantu 80 RTLH. Jumlah RTLH yang dibantu tahun ini memang mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 99 unit.

Namun, besaran dana untuk rehabilitasi sosial tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Tahun ini, bantuan untuk rehabilitasi sosial RTLH naik dari Rp10 juta menjadi Rp12,5 juta per rumah. Bantuan itu berupa uang yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing pemilik rumah.

Ia mengingatkan, bantuan dari pemerintah itu hanya bersifat stimulan. Masyarakat sekitar harusnya dapat juga memberikan bantuan secara gotong royong.

Selain dari APBD Kota Serang, bantuan rehabilitasi sosial juga ada dari APBD Provinsi Banten untuk 90 unit RTLH. Besaran bantuan dari Pemprov Banten pun lebih besar yakni Rp15 juta per unit. “Itu Pemprov yang memberikan langsung, tidak melalui kami,” ujar mantan Asda III Pemkot Serang ini.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kota Serang Agus M Arif mengatakan, jumlah RTLH menyebar di enam kecamatan. Meskipun jumlah terbanyak ada di Kecamatan Kasemen.

Namun, pemberian bantuan itu akan disebar ke semua kecamatan. Bantuan itu diprioritaskan bagi rumah yang kondisinya benar-benar memprihatinkan. Hanya saja, pada APBD Perubahan nanti, bantuan rehabilitasi sosial akan ditambah 30 unit untuk menunjang program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera di Kelurahan Unyur dan Kelurahan Serang, Kecamatan Serang. (Rostina/Radar Banten)