Babar Suharso
Kepala BKPMPT Provinsi Banten Babar Suharso. (Foto: Bayu)

SERANG – Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten menargetkan nilai investasi di Banten mencapai Rp14,1 triliun. Target tersebut hasil akumalatif dari target penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Kepala BKPMPT Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, target tersebut meningkat dibanding target 2015 sebesar Rp 13,4 triliun. “Tahun 2016 ini target investasi di Banten Rp 14,1 triliun sebagaimana dalam RPJMD. Target itu, terdiri dari PMA Rp9,8 triliun dan PMDN lebih dari Rp4 triliun,” ujjar Babar di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Minggu (17/1/2016).

Babar yakin, target tersebut dapat tercapai. Jika berkaca pada tahun 2015, SKPD yang dipimpinnya tersebut bisa melampaui target dua kali lipat. Hingga Desember 2015, nilai investasi mencapai Rp30 triliun lebih. Alasan lain. lanjut Babar, di tahun 2016 ini potensi investasi sudah di depan mata yaitu proyek pembangunan PLTU Jawa 7 dan Jawa 5 di Bojonegara, Kabupaten Serang, yang nilai investasinya mencapai 20 miliar dolar.

“Dengan dibangunnya PLTU pun bisa menjadi satu daya tarik Provinsi Banten di bidang investasi karena Banten menjadi lumbung energi. Dengan dibangun 2 PLTU itu artinya kita punya 5 instalasi PLTU dari PLN. Belum dari swasta. Dengan modal itu jadi pertimbangan investor untuk menanamkan modal, terutama bidang manufaktur,” ujarnya. (Bayu)