SERANG – RSUD dr Drajat Prawiranegara mengkonfirmasi kebenaran soal meninggalnya salah seorang peserta pawai taaruf MTQ XIII Provinsi Banten, Kamis (7/4/2016).
Dibenarkan salah seorang petugas UGD Dr Arsi, penyebab kematian diduga akibat serangan jantung lantaran kelehanan. “Kemungkinan kami melihat pasien itu meninggal karena serangan jantung,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis(7/4/2016)
“Saat pasien tersebut dibawa ke rumah sakit ini sekitar jam tiga sore, memang keadaannya sudah payah dan dalam keadaan lemah. Kita langsung melakukan penanganan medis tapi kami tak berhasil menyelamatkan nyawanya,” terangnya.
Saat ini pasien meninggal tersebut sudah dibawa pulang ke rumahnya bersama rombongan keluarga dan temanya dengan menggunakan mobil ambulance. “Bupatinya juga sempat datang ke sini dan kemudian langsung pulang mengikuti rombongan jenazah tersebut,” tambahnya.
Sebelumnya, Asep Suparlan (48) salah seorang peserta pawai Taaruf asal Ranca Gede, Lebak Gede kabupaten Lebak meninggal saat mengikuti pawai Taaruf yang dibuka siang tadi. (Ade F)










