2017, Mendikbud Fokus Perbaiki Sekolah Inpres

0
510 views
Mendikbud Muhadjir Effendy. Foto: Jawa Pos

PEMERINTAH berkomitmen penuh melakukan upaya perbaikan infrastruktur sekolah-sekolah inpres di seluruh Tanah Air. Itu tak lepas dari kondisi sekolah yang rata-rata mengalami kerusakan lantaran termakan usia.

“Sebagian bangunan sekolah rusak merupakan sekolah peninggalan SD Inpres yang dibangun 30 tahun lalu dan sudah waktunya untuk dibenahi,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dalam konferensi pers Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) di Depok, Jawa Barat, Rabu (25/1) seperti dilansir JawaPos.com.

Mendikbud menjelaskan tujuan awal didirikannya SD Inpres adalah untuk pemberantasan buta aksara, dan tidak cocok lagi dengan tuntutan zaman dan kondisi masyarakat.

Oleh karena itu, pada tahun ini Kemdikbud ingin meningkatkan standar pelayanan minimun, terutama untuk SD Inpres.

“Tidak hanya bangunannya, tetapi juga sumber daya manusianya sehingga cocok dengan tuntutan kebutuhan lapangan kerja dan perubahan zaman.”

Kemdikbud juga akan menetapkan standar pelayanan minimal pendidikan. Diharapkan setiap sekolah bisa memenuhi standar pelayanan tersebut.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad mengatakan, saat ini tercatat sebanyak 153.000 sekolah mengalami kerusakan.

“Sekolah rusak bertambah 10 persen setiap tahunnya,” kata Hamid.

Hamid meminta daerah yang memiliki kondisi keuangan yang bagus untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan sekolah yang rusak. “Karena sarana dan prasarana pendidikan merupakan tanggung jawab daerah, pusat sifatnya hanya membantu saja.”

Hamid berharap pada tahun ini sekitar 60.000 sekolah rusak dapat diperbaiki. (gun/rmol/mam/JPG)