• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Pasokan Jeruk Mandarin Berkurang Menjelang Imlek

Aas Arbi by Aas Arbi
Jumat, 16 Februari 2018 09:50
in Sosial Budaya
Pasokan Jeruk Mandarin Berkurang Menjelang Imlek

Seorang pedagang buah di kawasan Pasar Lama merapikan buah-buahan yang dijajakannya, Rabu (14/2).

Warnanya yang orange terang, jeruk mandarin dianggap warga keturunan Tionghoa sebagai lambang emas yang berkonotasi uang. Makanya di setiap perayaan Imlek berlangsung jeruk ini selalu diburu dan menjadi penganan wajib untuk disuguhkan ke sanak saudara, leluhur maupun para dewa.

Jeruk dalam bahasa Mandarin ”Chi Zhe”. Di mana Chi artinya rezeki, zhe artinya buah, jadi secara tidak langsung memiliki arti buah pembawa rezeki.

RelatedPosts

Hari Santri Nasional 2026 Banten

Diikuti 2.500 Peserta, Kemenag Banten Luncurkan Hari Santri 2026 Lewat Jalan Santai Sarungan

Senin, 19 Oktober 2026 09:31
Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI, Dorong Pelestarian Budaya Banten

Sabtu, 19 September 2026 08:51
Alfamart

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu, Jangkau 2.800 Penerima Manfaat

Jumat, 18 September 2026 14:00
Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57

Orang Tionghoa juga percaya bahwa buah ini sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan kekayaan di tahun baru.

Termasuk dipakai untuk persembahan kepada para dewa dan leluhur sebagai ungkapan rasa syukur dan keberkahan. Namun, sayang buah yang diharapkan banyak menghiasi dan meramaikan Imlek bagi orang Tionghoa justru langka dan tak terlihat di sejumlah pedagang kios pasar tradisional, modern maupun supermarket sekalipun. Buah ini nampak langka dan hilang dari pasaran di Imlek tahun ini.

Kelangkaan itu dipicu kebijakan pemerintah lewat Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang tidak mengeluarkan izin Surat Persetujuan Impor (SPI) sejak November 2017 lalu.

Melihat fenomena tersebut, wartawan Radar Banten melakukan penelusuran ke sejumlah pedangan di pasar tradisional, modern hingga beberapa supermarket besar, Rabu (14/2).

Penelusuran dan konfirmasi awal dilakukan pada salah satu pedagang buah di pasar modern BSD, Kota Tangsel. Ayu Rahmawati yang ditemui sedang merapikan sejumlah display buahnya mengungkapkan kegalauan karena sepi penjualan di lapak buahnya menjelang Imlek tahun ini.

Terlebih dirinya tidak menjual jeruk Mandarin yang sering diburu warga Tionghoa saat tahun baru Imlek. ”Sudah pesan sama distributor, tapi sejak Desember 2017 lalu hingga sekarang belum juga datang. Biasanya tahun lalu, Januari lapak sudah banjir dengan jeruk Mandarin, tapi tahun ini sepi dan susah dapatkan barangnya.

Ada jeruk asal Pakistan yang mirip kaya jeruk Mandarin, tapi konsumen kurang suka, dan malah enggak jadi beli,” kata Ayu yang ditemui di kios dagangnya.

Kondisi yang sama juga terlihat di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang. Wilayah yang lekat sekali dengan unsur Tionghoanya ini juga tak mudah untuk menemukan penjual jeruk Mandarin.

Sepanjang jalan pasar hingga masuk ke arah klenteng Boen Tek Bio hanya berjejer pedagang pernak-pernik saja dan beberapa pedagang buah namun tidak men-display jeruk Mandarin khas Imlek.

Tarmuji, warga Cikokol yang sudah berjualan buah di kawasan Pasar Lama sejak tahun 1999 lalu mengaku hanya sedikit mendapatkan pasokan jeruk Mandarin dari distributor hingga jelang Imlek tahun ini.

”Paling di suplai sekitar 10 karton saja, kalau tahun sebelumnya bisa 30 karton dan habis terjual dalam satu harinya. Sekarang banyak yang tanya, tapi barang enggak ada mau gimana,” tuturnya.

Sementara Fia Arwinta selaku Public Relation dari PT Hero Supermarket Tbk (Giant Bintaro) saat dikonfirmasi mengenai kelangkaan tersebut pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan secara detil.

Namun dirinya menuturkan, jika telah mendengar kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kemendag itu. ”Saya belum bisa kasih informasi yang dalam ya mas, soalnya harus persetujuan dulu dari atasan. Termasuk mengenai kelangkaan jeruk Mandarin di store,” ungkap Fia.

Pantauan juga dilakukan di Transmart Cikokol, Kota Tangerang. Area penjualan buah di supermarket tersebut tak terlalu ramai seperti biasanya. Catherine Jasmine salah satu warga keturunan Tionghoa yang sedang berbelanja buah untuk persiapan Imlek mengaku sudah menjelajah seluruh supermarket di Tangerang untuk membeli jeruk Mandarin tapi pupus karena susah.

”Bagi kepercayaan keluarga saya, jeruk ini punya nilai sakral dalam perayaan Imlek. Jadi cukup kecewa kalau Imlek sekarang sulit mendapatkan buah ini,” tutur Catherine yang terpaksa memilih buah lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (AESBI), Khafid Sirotuddin, mengungkapkan, stok jeruk Mandarin asal Cina tahun ini tak banyak jumlahnya.

Menurutnya, langkanya jeruk Mandarin lantaran pemerintah tak mengeluarkan izin impor untuk komoditas tersebut sejak Oktober 2017 lalu. Kalau pun ada menurutnya stok lama sejak Oktober lalu.

”Jadi kalau pun ada beredar di pasar pasti jumlahnya sedikit, dan itu pun stok lama yang datang waktu Oktober tahun lalu di importir. Langkanya sudah sejak Desember dan enggak boleh import sampai Februari,” kata Khafid.

Menyikapi kelangkaan tersebut, dia mengusulkan ke pemerintah agar penghentian izin impor produk dari Cina digantikan dengan komoditas lain.

”Harusnya sih jeruk Mandarin tetap diizinkan. Apalagi jelang Imlek buah ini banyak dicari lho. Ini penting daripada membuat implikasi negatif ke pasar dan masyarakat,” tuturnya. (Ade Maulana/RBG)

 

Tags: Imlek 2569Tahun Baru Imlek
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

KPU Kota Tangerang Uji Publik Daerah Pemilihan

Next Post

Menag: Pelarangan Politisasi Agama Jangan Dimaknai Tidak Gunakan Agama dalam Politik

Next Post
Ini Seruan Menag tentang Ceramah di Rumah Ibadah

Menag: Pelarangan Politisasi Agama Jangan Dimaknai Tidak Gunakan Agama dalam Politik

Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Senin, 26 Oktober 2026 11:18
Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

Senin, 26 Oktober 2026 17:41
Operasi Patuh Maung

Polda Banten Mulai Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ini Sasarannya

Senin, 26 Oktober 2026 14:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

by Nurabidin
Selasa, 27 Oktober 2026 10:14
0

Harry Kane (harrylane/ig)

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

by Fahmi
Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
0

Yuliana Sagala (Instagram)

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.