slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Pasokan Jeruk Mandarin Berkurang Menjelang Imlek

Aas Arbi by Aas Arbi
16-02-2018 09:50:46
in Sosial Budaya
Pasokan Jeruk Mandarin Berkurang Menjelang Imlek

Seorang pedagang buah di kawasan Pasar Lama merapikan buah-buahan yang dijajakannya, Rabu (14/2).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Warnanya yang orange terang, jeruk mandarin dianggap warga keturunan Tionghoa sebagai lambang emas yang berkonotasi uang. Makanya di setiap perayaan Imlek berlangsung jeruk ini selalu diburu dan menjadi penganan wajib untuk disuguhkan ke sanak saudara, leluhur maupun para dewa.

Jeruk dalam bahasa Mandarin ”Chi Zhe”. Di mana Chi artinya rezeki, zhe artinya buah, jadi secara tidak langsung memiliki arti buah pembawa rezeki.

Baca Juga :

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Orang Tionghoa juga percaya bahwa buah ini sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan kekayaan di tahun baru.

Termasuk dipakai untuk persembahan kepada para dewa dan leluhur sebagai ungkapan rasa syukur dan keberkahan. Namun, sayang buah yang diharapkan banyak menghiasi dan meramaikan Imlek bagi orang Tionghoa justru langka dan tak terlihat di sejumlah pedagang kios pasar tradisional, modern maupun supermarket sekalipun. Buah ini nampak langka dan hilang dari pasaran di Imlek tahun ini.

Kelangkaan itu dipicu kebijakan pemerintah lewat Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang tidak mengeluarkan izin Surat Persetujuan Impor (SPI) sejak November 2017 lalu.

Melihat fenomena tersebut, wartawan Radar Banten melakukan penelusuran ke sejumlah pedangan di pasar tradisional, modern hingga beberapa supermarket besar, Rabu (14/2).

Penelusuran dan konfirmasi awal dilakukan pada salah satu pedagang buah di pasar modern BSD, Kota Tangsel. Ayu Rahmawati yang ditemui sedang merapikan sejumlah display buahnya mengungkapkan kegalauan karena sepi penjualan di lapak buahnya menjelang Imlek tahun ini.

Terlebih dirinya tidak menjual jeruk Mandarin yang sering diburu warga Tionghoa saat tahun baru Imlek. ”Sudah pesan sama distributor, tapi sejak Desember 2017 lalu hingga sekarang belum juga datang. Biasanya tahun lalu, Januari lapak sudah banjir dengan jeruk Mandarin, tapi tahun ini sepi dan susah dapatkan barangnya.

Ada jeruk asal Pakistan yang mirip kaya jeruk Mandarin, tapi konsumen kurang suka, dan malah enggak jadi beli,” kata Ayu yang ditemui di kios dagangnya.

Kondisi yang sama juga terlihat di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang. Wilayah yang lekat sekali dengan unsur Tionghoanya ini juga tak mudah untuk menemukan penjual jeruk Mandarin.

Sepanjang jalan pasar hingga masuk ke arah klenteng Boen Tek Bio hanya berjejer pedagang pernak-pernik saja dan beberapa pedagang buah namun tidak men-display jeruk Mandarin khas Imlek.

Tarmuji, warga Cikokol yang sudah berjualan buah di kawasan Pasar Lama sejak tahun 1999 lalu mengaku hanya sedikit mendapatkan pasokan jeruk Mandarin dari distributor hingga jelang Imlek tahun ini.

”Paling di suplai sekitar 10 karton saja, kalau tahun sebelumnya bisa 30 karton dan habis terjual dalam satu harinya. Sekarang banyak yang tanya, tapi barang enggak ada mau gimana,” tuturnya.

Sementara Fia Arwinta selaku Public Relation dari PT Hero Supermarket Tbk (Giant Bintaro) saat dikonfirmasi mengenai kelangkaan tersebut pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan secara detil.

Namun dirinya menuturkan, jika telah mendengar kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kemendag itu. ”Saya belum bisa kasih informasi yang dalam ya mas, soalnya harus persetujuan dulu dari atasan. Termasuk mengenai kelangkaan jeruk Mandarin di store,” ungkap Fia.

Pantauan juga dilakukan di Transmart Cikokol, Kota Tangerang. Area penjualan buah di supermarket tersebut tak terlalu ramai seperti biasanya. Catherine Jasmine salah satu warga keturunan Tionghoa yang sedang berbelanja buah untuk persiapan Imlek mengaku sudah menjelajah seluruh supermarket di Tangerang untuk membeli jeruk Mandarin tapi pupus karena susah.

”Bagi kepercayaan keluarga saya, jeruk ini punya nilai sakral dalam perayaan Imlek. Jadi cukup kecewa kalau Imlek sekarang sulit mendapatkan buah ini,” tutur Catherine yang terpaksa memilih buah lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (AESBI), Khafid Sirotuddin, mengungkapkan, stok jeruk Mandarin asal Cina tahun ini tak banyak jumlahnya.

Menurutnya, langkanya jeruk Mandarin lantaran pemerintah tak mengeluarkan izin impor untuk komoditas tersebut sejak Oktober 2017 lalu. Kalau pun ada menurutnya stok lama sejak Oktober lalu.

”Jadi kalau pun ada beredar di pasar pasti jumlahnya sedikit, dan itu pun stok lama yang datang waktu Oktober tahun lalu di importir. Langkanya sudah sejak Desember dan enggak boleh import sampai Februari,” kata Khafid.

Menyikapi kelangkaan tersebut, dia mengusulkan ke pemerintah agar penghentian izin impor produk dari Cina digantikan dengan komoditas lain.

”Harusnya sih jeruk Mandarin tetap diizinkan. Apalagi jelang Imlek buah ini banyak dicari lho. Ini penting daripada membuat implikasi negatif ke pasar dan masyarakat,” tuturnya. (Ade Maulana/RBG)

 

Tags: Imlek 2569Tahun Baru Imlek
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

KPU Kota Tangerang Uji Publik Daerah Pemilihan

Next Post

Menag: Pelarangan Politisasi Agama Jangan Dimaknai Tidak Gunakan Agama dalam Politik

Related Posts

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak
Kota Serang

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

by Rostinah
Jumat, 31 Januari 2025 16:42

Sebanyak 888 ribu kendaraan melintas di Tol Tangerang-Merak selama libur panjang.

Read moreDetails

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Rayakan Imlek dengan Promo Spesial Saldo DANA Xuper Angpao!

Jelang Libur Panjang, Disporapar Kabupaten Serang Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata

Perkuat Persaudaraan, Warga Binaan Lapas Cilegon Rayakan Tahun Baru Imlek

Galeri Foto: Suasana Malam Imlek di Vihara Avalokitesvara

Jejak Artefak di Era Kesultanan Banten

Kapolres Serang Kota: Perayaan Imlek Aman dan Lancar

Next Post
Ini Seruan Menag tentang Ceramah di Rumah Ibadah

Menag: Pelarangan Politisasi Agama Jangan Dimaknai Tidak Gunakan Agama dalam Politik

BPOM Cabut Izin Edar Albothyl karena Membahayakan Kesehatan

BPOM Cabut Izin Edar Albothyl karena Membahayakan Kesehatan

Libur Panjang, Stasiun Rangkasbitung Dipadati Penumpang

Libur Panjang, Stasiun Rangkasbitung Dipadati Penumpang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026 20:43

RADARBANTEN.CO.ID - Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset...

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

by Mulyadi
Jumat, 17 April 2026 19:54

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menunjukkan celurit yang digunakan 14 anak terduga pembunuh seorang pelajar, Jumat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak