slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Alam Murka, Kota Cilegon Terendam Banjir

Redaksi by Redaksi
26-04-2018 11:09:55
in Berita Utama, Umum
Alam Murka, Kota Cilegon Terendam Banjir
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON – Delapan kecamatan di Kota Cilegon dilanda banjir, Rabu (25/4). Banjir kali ini merupakan yang terparah karena merata di seluruh kecamatan di kota industri ini. Kondisi kerusakan alam yang kian parah lantaran eksploitasi alam berlebihan diduga menjadi salah satu pemicunya.

Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi langsung mengeluarkan pernyataan bahwa banjir kemarin sebagai kejadian luar biasa (KLB). Edi menyebut, dugaan banjir yang datang ke Cilegon karena kerusakan alam hasil proyek galian di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, dan beberapa di Cilegon. Selain maraknya galian C, faktor lain yang menyebabkan Cilegon terendam karena pendangkalan sungai dan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

Baca Juga :

PMI dan Dinsos Cilegon Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Perumahan Metro

IMC Sebut Pemkot Gagal Mitigasi Banjir, Masterplan Drainase Cilegon Rp997 Juta Disorot

RSUD Cilegon Kebanjiran, Manajemen Lakukan Evakuasi Pasien dan Pengamanan Aset

Banjir di Perumahan Metro Cilegon Belum Surut hingga Siang, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa

Pantauan Radar Banten, ketinggian air yang melumpuhkan Cilegon kemarin variatif. Mulai 30 sentimeter hingga 1,5 meter yang menggenangi permukiman, sekolah, jalan, kompleks, kantor pemerintahan, dan fasilitas umum lain. Banjir menyebabkan sejumlah akses jalan ditutup dan jalur di Jalan Lingkar Selatan (JLS) menuju destinasi wisata Pantai Anyar ambrol.

Akses jalan yang terpaksa ditutup, yaitu di jalan utama di Kecamatan Ciwandan dan Kecamatan Purwakarta, tepatnya di depan kantor Polres Cilegon. Di Ciwandan, jalan yang ditutup mulai dari Koramil Ciwandan hingga pusat oleh-oleh khas Banten. Air yang menggenangi jalan itu setinggi 30 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Saat meninjau jalan ambrol di JLS, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menuturkan, dengan kejadian luar biasa ini maka pemerintah bisa menggunakan dana tidak terduga yang telah disiapkan untuk menangani bencana banjir. “Kita sudah punya alokasi anggaran menangani banjir,” katanya.

Edi menuturkan, banjir yang menimpa di seluruh Kecamatan di Kota Cilegon terjadi karena beberapa faktor. Terutama kiriman air dari penambangan pasir di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Ia mengaku akan memastikan apakah informasi itu benar. “Penyebabnya di hulu di Mancak jebol nge-buang ke sini. Ditambah hujan gede terus,” ujar Edi kepada Radar Banten di JLS.

Terkait jalur JLS yang ambrol, menurut Edi, di bawah jalan itu ada gorong-gorong Sungai Temiang. Debit air yang terlalu besar diduga menjadi penyebab jalan itu ambrol. Untuk sementara, Pemkot memasang pembatas jalan dan mengalihkan lalu lintas ke jalan lain. “Pokoknya tidak ada yang boleh lewat sini dulu. Dialihkan lewat jalur utama,” ujarnya.

Edi belum bisa memperkirakan anggaran yang akan dihabiskan untuk memperbaiki jalan itu. “Kita pasang box cover, nanti kita hitung, sambil kita lihat sumber masalahnya,” ujarnya.

Terkait kajian kelayakan sebelum jalan itu dibangun, Edi meyakini sudah sesuai kajian. “Kita membangun ini itu di FS (feasibility study) kita bagus, ketika banyak eksploitasi pasir mengubah itu. Sebetulnya kita akan moratorium (penghentian sementara-red) galian C,” katanya. Moratorium perlu dilakukan karena kondisi kerusakan alam yang mengkhawatirkan. “Kita takut dampak ke rumah warga. Ini juga kan air dari galian C di Mancak,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Cilegon Sari Suryati menambahkan, penyebab banjir sangat kompleks. Selain sungai yang tidak bisa menampung debit air akibat hujan, kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah di kali menjadi salah satu penyebab. Sari mengaku pernah menyaksikan secara langsung kebiasan buruk masyarakat itu. “Memang perlu kesadaran kita untuk menyikapi masalah ini,” ujar Sari.

Masalah lainnya adalah drainase yang kecil. Pemerintah menurut Sari sampai saat ini masih terus berupaya untuk menyelesaikan masalah itu. “Kita sebetulnya dari tim reaksi cepat sudah mempunyai langkah. Tapi, kadang-kadang ada yang di luar prediksi kita. Kemarin kita sudah melakukan tindakan di Ciwandan, tapi ternyata setelah kita ambil langkah ternyata ada diluar prediksi kita,” paparnya.

Kepala Seksi Tanggap Darurat BPBD Kota Cilegon Ahmad Mafruh menjelaskan, dari delapan kecamatan yang terdampak banjir paling parah di Kecamatan Cibeber, Jombang, dan Grogol.

Menurutnya, ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. “Terkait data rinci seperti kelurahan dan yang lain masih dalam pendataan. Sebab, kita tadi lakukan pertolongan pertama terlebih dahulu untuk mengevakuasi korban,” ujarnya. Menurut Mafruh, sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk segera melaporkan dampak dari banjir itu.

Ketua RT 05 RW 04, Lingkungan Ramanuju, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Ade Nawasih berharap, ada tindakan cepat dari pemerintah. “Saya berharap gorong-gorong diperlebar biar enggak banjir lagi,” katanya.

Menurutnya, lingkungannya itu terdampak banjir sangat parah. Bahkan, sejumlah rumah warga terendam banjir hingga hampir menyentuh atap rumah. “Yang parah ngungsi di atas, di dekat rel kereta,” katanya. Kata dia, air mulai merendam lingkungan itu sejak pukul setengah enam pagi.

Warga mengevakuasi seorang balita dari rumah orangtuanya menuju rumah lain dengan menggunakan tambang karena arus kuat saat terjadi banjir di Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (25/4).

PUTUS AKSES JALAN

Akses jalan utama Serang-Cilegon, tepatnya di Toyomerto, Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, digenangi air setinggi pinggang orang dewasa. Air mulai datang dari sekira pukul 13.00 WIB. Jalan menjadi lumpuh total, para pengendara roda dua, roda empat dan lebih tidak bisa melintasi genangan air yang tinggi tersebut.

Jika para pengendara memaksakan diri untuk menyeberangi genangan air tersebut, terpaksa pengendara harus mendorong kendaraannya. Kemacetan panjang  tidak bisa dihindari. Kemacetan hingga lima kilometer, para pengendara roda dua banyak yang menunggu di pinggiran jalan sampai air surut. Tidak sedikit pengendara yang memutar balik kendaraannya mencari jalan alternatif untuk menghindari banjir yang memutuskan jalan.

Sugeng, warga sekitar, mengatakan bahwa jalan banjir pukul 11.30 WIB lantaran selokan jembatan sempit tidak mampu menampung debit air yang tinggi. “Ini baru kali ini terjadi karena tidak hanya air hujan saja yang menyebabkan banjir, tapi juga air kiriman dari gunung dan selokan yang sempit juga menjadi penyebabnya,” katanya saat ditemui Radar Banten di lokasi banjir, Rabu (25/4).

Ia berharap, pemerintah dapat memperbesar drainase sempit sehingga bisa menampung debit air. “Pemerintah seharusnya cepat memperbaiki, ini kan jembatan sudah tidak bisa menampung air yang tinggi. Jembatannya juga kecil begini,” ujarnya.

Banjir juga merendam Perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI). Kemacetan tak terhindari. Kemacetan terjadi baik dari arah PCI menuju flyover Cibeber maupun sebaliknya. Pukul 11.00 WIB jalan raya tersebut belum mengalami banjir. Namun pukul 15.00 WIB, jalan mengalami banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa. Lantaran hal itu, jalan protokol terutama di sepanjang dari PCI sampai flyover menjadi lumpuh.

Selain itu, banjir juga telah merendam Perumahan Pemda Cilegon. Seluruh rumah pejabat Pemkot terendam. Asisten Daerah (Asda) I Kota Cilegon Taufiqurrochman membenarkan hal itu. “Ya benar, banjir yang merendam kompleks karena Kali Cibeber meluap,” terang Taufiq.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon M Tedi Mahfudi mengatakan, penyebab banjir adalah jebolnya tanggul di Mancak. “Jadi, banjir ini merupakan banjir kiriman,” kata Tedi.

Selain itu, kata Tedi, terjadinya banjir juga disebabkan kecilnya saluran air yang ada di sejumlah titik banjir di Kota Cilegon. “Belum lagi banyaknya sampah di saluran air tersebut. Artinya soal banjir ini harus ada kepeduliaan masyarakat dan pihak industri dalam penanganannya,” ujar Tedi. (Umam-Bayu M-Adi/RBG)

Tags: Banjir Cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dugaan Penyelundupan Ponsel Masih Diselidiki Polisi

Next Post

Banjir Parah di Cilegon, Satu Anak Hanyut

Related Posts

PMI dan Dinsos Cilegon Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Perumahan Metro
Cilegon

PMI dan Dinsos Cilegon Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Perumahan Metro

by Adam Fadillah
Senin, 9 Maret 2026 10:21

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mendirikan dapur umum banjir Cilegon...

Read moreDetails

IMC Sebut Pemkot Gagal Mitigasi Banjir, Masterplan Drainase Cilegon Rp997 Juta Disorot

RSUD Cilegon Kebanjiran, Manajemen Lakukan Evakuasi Pasien dan Pengamanan Aset

Banjir di Perumahan Metro Cilegon Belum Surut hingga Siang, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa

Tembok Rumah Dinas Wali Kota Cilegon Roboh, Timpa Mobil Warga

Banjir di Cilegon: Lansia 70 Tahun Tewas Saat Cek Rumah

Banjir Rendam Lingkungan Ramanuju Baru, Warga Dievakuasi

Kali Meluap, Akses Jalan di Sumberbatu Terputus, Motor Tak Bisa Melintas

TPT Rusak, Air dari Bukit Kedurung Membanjiri Pecinan Purwakarta

Diguyur Hujan Deras Semalaman, 200 KK di Lingkungan Sambirata Cilegon Kembali Terdampak Banjir

Next Post
Banjir Parah di Cilegon, Satu Anak Hanyut

Banjir Parah di Cilegon, Satu Anak Hanyut

Soal Aliran Kepercayaan masuk KTP, Kemendagri Tunggu Masukan Dua Kementerian

Berobat Gratis Belum Jalan, Warga Miskin Masih Pakai SKTM

Rusak Keindahan Wajah Kota, Ratusan Alat Peraga Sosialisasi Ditertibkan

Rusak Keindahan Wajah Kota, Ratusan Alat Peraga Sosialisasi Ditertibkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21
17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

by Mastur Huda
Sabtu, 9 Mei 2026 19:54

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mempublikasikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban...

Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

by Agung S Pambudi
Sabtu, 9 Mei 2026 19:38

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pasang targetkan ada 329 unit rumah dibedah menjadi Rumah Layak Huni pada 2026 Wali Kota...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak