slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Ditutup Dengan Bir Istri Semobil

Aas Arbi by Aas Arbi
13-07-2018 15:05:14
in Catatan Dahlan Iskan
Melorot Karena Sewot
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Ternyata sudah diketahui keesokan harinya: bahwa tim Celeng sepakbola remaja itu terjebak dalam gua. Yang tahu pertama adalah pacar Tee. Pemain belakang berumur 16 tahun.
”Ngapain ke gua di musim hujan seperti ini,” ujar pacar Tee.
Jawab sang pacar: untuk menambah nyali. Sekalian untuk menandai ulang tahunnya Dalu.

Nama Dalu saya pakai agar Anda bisa membacanya. Sebab nama panggilan aslinya adalah: กลางคืน. Gak bisa baca kan?

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Dalu itu bahasa Jawa. Tulisan Jawanya: ꦢꦭꦸ. Mirip kan? Artinya: Malam. Nah, กลางคืน tadi artinya ꦢꦭꦸ.

Salah satu anggota tim Celeng itu ternyata penakut. Nama panggilannya Dom. Umur 13 tahun. Tapi sudah punya pacar. Nama lengkapnya: Dwangpheck Phromthem.
Penakutnya bukan main. Terutama takut kegelapan.

Padahal Dom adalah kapten di tim Celeng ini. Itulah sebabnya acara masuk gua itu dilakukan. Sekalian ultah Dalu.

Orang tua Dalu sebenarnya sudah menyiapkan ulang tahun juga. Malam itu. Dengan tart. Dan babi goreng.

Ditunggu sampai malam Dalu tidak datang. Orang tua Dalu cemas. Dicari ke mana-mana tidak ada. Hujan musim monsoon tidak henti-hentinya. Suasana desa pegunungan di perbatasan Thai-Myanmar-Tiongkok itu nggegirisi.

Pacar Tee juga bingung. Kirim SMS terus. Ke nomor HP Tee. Tidak ada respons. Bahkan tidak ada tanda online. Sang cewek mewek-mewek. Nada SMS-nya emosional-cinta. Merasa peringatannya tidak diperhatikan.

Ke-12 anggota tim Celeng itu semua punya nama panggilan. Nama panjang Tee adalah: Phonchai Kumluang.

Nama panjang Dalu adalah: Phiraphat Sompheiyangjai.

Berdasar informasi dari pacar Tee itulah orang-orang desa mencari ke gua: ketemu. Sepeda mereka di dalam mulut gua.
Masalahnya: mulut gua Tham Luang itu tertutup air. Mereka pasti terjebak di dalamnya.

Sejak tanggal 24 Juni itu, media masa di Thailand sudah heboh: semua anggota tim sepakbola Celeng terjebak banjir dalam gua. Hujan tidak henti-hentinya. Semua bingung: bagaimana cara menolong mereka.

Publik marah: lewat media sosial. Marah pada pemerintah. Marah pada polisi. Marah pada asisten pelatih. Media main stream tidak berani mengkritik pemerintah. Tapi media sosial terus menghebohkannya.

Lebih marah lagi ketika Kapolri Thailand mengumumkan ini: terus menunda penyelamatan. Akibat cuaca yang tidak memungkinkan.

Tim penyelamat Thailand sebenarnya sudah bergerak. Sempat ada yang masuk sejauh 2 Km. Sampai rongga ke-3. Tapi balik lagi. Air bah naik. Cuaca monsoon tidak kenal kasihan.

Publik kian marah. Pemerintah dianggap tidak serius. Media sosial ribut terus. Sudah lebih seminggu para remaja itu terjebak di dalamnya. Dengan segala khayalan jelek yang menimpa mereka. Seminggu tidak makan.

Ada seorang penyelam Inggris yang tinggal di Thailand. Ia ikut khawatir atas kemarahan publik itu. Juga terguncang membayangkan anak-anak remaja yang terjebak di dalam gua: berhari-hari, gelap, basah, tidak ada makanan.
Penyelam itulah yang ingat ini: di Inggris ada seorang penyelam legendaris. Karena beraninya. Juga karena reputasinya. Namanya: Richard Stanton.

Maka Richard pun dipanggil. Ia mengajak soulmatenya: John Volanthen. Richard, 36 tahun, juga mengajak istrinya, 38 tahun.

Richard-John itulah yang berhasil menyelam. Pada tanggal 2 Juli 2018. Sembilan hari setelah para remaja itu terjebak di dalam gua.

Saat Richard masuk gua, istrinya tinggal di penginapan tidak jauh dari gua. Dia sangat optimis suaminya akan membawa hasil. Belum pernah suaminya gagal. Di medan yang berat sekali pun.

Optimisme itu jadi kenyataan. Richard keluar gua membawa berita gembira: menemukan mereka dalam keadaan hidup. Dengan gambaran lokasi yang menyayat hati: berada di satu gundukan yang dikelilingi air. Gelap gulita. Tanpa makanan. Tapi mereka masih cukup sehat. Saat ditemukan ada yang lagi tidur. Ada juga yang gemetaran. Lapar dan dingin.

Mereka diminta Richard untuk menulis kata-kata pendek untuk orang tua masing-masing.

Asisten pelatih, Ekkapol Chantawong, minta maaf kepada orang tua anak asuhnya. Sambil berjanji akan terus mendampingi mereka.

Penemuan Richard itu membalik keadaan nasional. Kemarahan rakyat mereda. Optimisme meluas. Publik mempahlawankan Richard. Seraya bersyukur anak-anak itu selamat. Hebat sekali mereka: mampu bertahan sembilan hari di dalam gua.

Kemarahan pada Ekkapol juga hilang. Bahkan berubah jadi mempahlawankannya. Terutama setelah tahu Ekkapollah yang bikin anak-anak itu survive. Lebih-lebih Ekkapol jualah yang memikirkan ini: anak-anak tidak boleh minum air banjir. Sehaus apa pun. Air itu berlumpur. Tidak bersih. Mengandung kuman.

Ekkapol minta anak asuhnya mencari di mana ada tetesan air di atas mereka. Dengan cara merasakan tetesan itu di badan mereka. Atau tangan mereka. Air tetesan itulah yang boleh membasahi tenggorokan.

Setelah tahu mereka masih hidup mulailah usaha penyelamatan. Dengan gambaran dan peta yang dibuat Richard berdua.

Pompa raksasa didatangkan: untuk menguras air dari mulut gua. Tanggul dibuat di depan gua: agar air hujan yang baru tidak lagi masuk gua. Berbagai upaya dilakukan: mengebor, memasang tali sepanjang gua, menempatkan tabung oksigen di dinding-dinding gua: tiap 25 meter. Juga membuat tandu untuk mengusung para remaja itu.

Tanggal 6 Juli, ganti penyelam angkatan laut Thailand yang masuk gua: lima jam kemudian ditemukan meninggal dunia.
Melihat bahaya itu Richard ingat ini: Australia. Di sana ada penyelam terkemuka. Nama depannya Richard juga: Richard Harris. Panggilannya: Harry.

Richard menelepon Harry. Minta kedatangannya. Yang ditelpon lagi di rumahnya: di Adelaide. Lagi berkemas. Keesokan harinya mau berpetualang ke Nullabor. Satu padang luas yang menantang di Auatralia Selatan.

Harry membatalkan wisatanya. Untuk pindah tujuan: Thailand. Tapi ia minta mengajak soulmatenya: Craig Challan. Yang tinggalnya di Perth, Australia Barat.

Harry dan Craig itulah yang berhasil masuk berikutnya. Harry adalah dokter. Ahli anestesi. Yang membuat pasien mati rasa saat mau dioperasi.

Tiga hari Harry dan Craig dan Richard dan John dan tim dari Thailand berada di dalam gua. Menyiapkan bagaimana anak-anak itu harus keluar. Siapa yang duluan. Bagaimana caranya. Siapa yang membawa.

Richard Harris, dokter dan anaesthetist aiustralia dengan pengalamn menyelam, bagian dari team untuk menjaga kesehatan anak-anak yang terpereangkap. Foto: AAP

Harry-lah yang mengubah rencana lama: yang paling sehat yang dikeluarkan duluan. Dengan pertimbangan Harry itu maka yang jadi Celeng 1, Celeng 2, Celeng 3 dan Celeng 4 adalah yang paling lemah.

Begitulah. Usaha ini sukses besar. Dipuji di seluruh dunia.
Craig kembali ke Perth.

John kembali ke Inggris.

Richard menjemput istrinya di penginapannya. Sang istri ingin merayakan sukses suaminya: membeli bir satu mobil penuh.

Harry juga harus pulang ke Adelaide. Bukan hanya tugasnya sudah selesai. Tapi karena berita duka. Saat Harry keluar dari mulut gua ia menerima berita ini: ayahnya meninggal dunia.(dis)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Brankas Isi Rp1,7 Miliar Dicuri: Dua Pelaku Diringkus, Lima DPO

Next Post

Batal ke Pelaminan Gara-gara Ulah Mantan

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Batal ke Pelaminan Gara-gara Ulah Mantan

Batal ke Pelaminan Gara-gara Ulah Mantan

GIIAS 2018: Event Otomotif Paling Ditunggu

GIIAS 2018: Event Otomotif Paling Ditunggu

Jalan Simpang Tiga-Sindangresmi Cocok untuk Trek Offroad

Jalan Simpang Tiga-Sindangresmi Cocok untuk Trek Offroad

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35
Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

by Nurabidin
Selasa, 9 Juni 2026 18:32

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari.

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 9 Juni 2026 18:25

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serang, Abdul Hakim.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak