CILEGON – Proses belajar siswa SDN Gerem 3 yang berlokasi di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol sedikit terganggu dan tidak berjalan maksimal. Hal itu lantaran kondisi sarana pendukung belajar siswa tidak mencukupi.
Pantauan Radar Banten, kondisi belajar siswa SDN Gerem 3 cukup memprihatinkan. Contohnya, siswa kelas III terpaksa duduk berdesakan dalam mengikuti proses belajar. Satu bangku diduduki tiga orang. Hal ini bukan lantaran kelas III kelebihan murid, tetapi lantaran SDN Gerem 3 kekurangan kursi serta meja belajar.
Kemungkinan hal ini tidak hanya terjadi di SDN Gerem 3 saja. Untuk itu, sekolah-sekolah dasar negeri di Kota Cilegon masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Kepala SDN Gerem 3 Suparwiyati mengatakan, rusaknya sejumlah meja dan kursi merupakan penyebab utama kurangnya mebel di sekolah itu. Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak sekolah telah berupaya melakukan perbaikan seadanya. “Saat libur sekolah kemarin, kami berupaya melakukan perbaikan pada meja dan kursi yang rusak. Itu pun seadanya saja. Tapi daya tahannya tidak akan lama, sebab hanya kami tutup dengan tripleks,” kata Suparwiyati saat ditemui di SDN Gerem 3, pekan lalu.
Suparwiyati menambahkan, dari total 79 buah meja anak didik yang ada di sekolah tersebut, 28 di antaranya rusak berat. Sementara kursi anak didik yang rusak 14 buah dari total 153 kursi. “Satu buah meja dan dua buah kursi guru juga rusak. Tiga buah lemari dan satu buah rak buku juga sudah rusak,” terangnya.
Selain mebel, ia mengaku jika sekolah tersebut juga kekurangan tenaga guru. Terkait hal ini, pihaknya telah menutupi dengan merekrut tenaga honorer. “Kekurangan-kekurangan ini semua sudah kami laporkan ke Dindik (Dinas Pendidikan-red) Kota Cilegon. Mudah-mudahan kekurangan mebeler dan guru bisa segera ditanggulangi,” harap Suparwiyati.
Sementara itu, Kepala Dindik Kota Cilegon Muhtar Gozali membenarkan telah menerima sejumlah laporan terkait mebel sekolah yang mengalami kerusakan. Pihak dinas, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran untuk penambahan mebel tersebut. “Laporan sudah kami terima, dalam waktu dekat ini kami memang akan melakukan pengadaan mebel untuk sekolah-sekolah SD. Kami tidak menutup mata,” ucapnya.
Namun saat ditanya terkait anggaran yang dibutuhkan, ia enggan menyampaikan. “Jangan tanya anggaran sih. Pokoknya kami siap datangkan kursi dan meja baru. Secepatnya kami selesaikan,” pungkas Muhtar. (Andre AP/RBG)









