slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Duh… Niat Main Gila Malah Dapat Waria

Aas Arbi by Aas Arbi
07-08-2018 17:35:52
in Sosial Budaya
Duh… Niat Main Gila Malah Dapat Waria
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Benar kata pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat, pasti menyentuh tanah, sepintar-pintarnya menyimpan bangkai, pasti tercium baunya. Bagaimana tidak, memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal negatif, membuat Jikun (65) bukan nama sebenarnya, ayah dua anak dan beristri cantik jelita, sebut saja Lela (58), masih berani bermain gila. Oalah.

Katanya, Lela tak pernah menyangka sang suami bisa melakukan hal seperti itu. Sikap Jikun yang pendiam dan hangat ketika bersama, membuat Lela tak begitu khawatir. Apalagi, mereka sudah menjalani bahtera rumah tangga sepuluh tahun lebih. Tapi, ternyata lamanya usia pernikahan tak menjamin kesetiaan.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

“Ini ceritanya sudah lumayan lama, Kang. Tepatnya ketika saya usia 30 tahun dan suami 37 tahun,” ungkap Lela kepada Radar Banten.

Seperti diceritakan Lela, sewaktu muda Jikun termasuk lelaki baik-baik. Terlahir dari keluarga berada dengan ekonomi mumpuni, ia menjalani hari-hari penuh warna. Ayah pensiunan di salah satu perusahaan milik negara dan ibu pengusaha butik rumahan, membuat Jikun hidup bergelimang harta.

Meski hidupnya dilengkapi segala fasilitas mewah, tak membuat Jikun bahagia lantaran sikap tegas sang ayah. Tidak memberi ruang bagi anak untuk bergaul dengan lingkungan sekitar, Jikun muda banyak menghabiskan waktu di rumah. Wah, kasihan banget ya Kang Jikun.

“Iya, Kang. Dulu saja waktu sebelum nikah dia ceritain ini sampai nangis di depan saya. Memang bapaknya tuh galak,” terang Lela.

Cerita berlanjut ketika Jikun beranjak dewasa, setelah menyelesaikan kuliahnya, seolah tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, berkat bantuan saudara ia diterima bekerja di salah satu perusahaan swasta. Sampai akhirnya ia diangkat menjadi pegawai tetap dan dapat gaji lumayan besar.

Merasa sudah bisa mencari penghasilan, Jikun pun meminta ingin berumah tangga kepada kedua orangtua. Dicarikan istri oleh sang ayah tercinta. Tak lama kemudian, berawal dari curhat-curhatan orangtua kepada sesama rekan kerja, bertemulah sang ayah dengan orangtua Lela. Saling bercerita tentang anak-anak mereka, kesepakatan menuju perjodohan pun tercipta.

Lela bukanlah wanita biasa. Dengan status sosial tinggi, ia banyak diincar lelaki. Maklumlah selain cantik dan manis, Lela yang dianugerahi kulit putih merona. Terlahir dari keluarga sederhana, dengan rumah alakadarnya dan kendaraan pribadi, sang ayah yang merupakan pensiunan pegawai salah satu perusahaan di Cilegon, sangat memanjakan hidup Lela sedari muda.

Singkat cerita, tiga bulan menjalani masa pendekatan, Lela dan Jikun disatukan dalam ikatan pernikahan. Menggelar pesta meriah sampai mengundang orang-orang penting di daerah sampai luar kota, mereka tampak bahagia. Mengikat janji sehidup semati, keduanya resmi menjadi sepasang suami istri.

Di awal pernikahan, rumah tangga mereka dimanjakan dengan fasilitas hidup dari orangtua. Rumah, kendaraan, perabotan, pokoknya, baik Lela maupun Jikun tak perlu pusing-pusing memikirkan urusan sandang dan pangan. Dengan penghasilan yang lumayan, apa yang diinginkan pasti bisa didapatkan.

Sampai setahun usia pernikahan, lahirlah anak pertama, membuat hubungan semakin mesra. Bayi laki-laki tampan dan lucu membuat mereka semakin disayang keluarga. Pokoknya, rumah tangga Lela dan Jikun diselimuti kebahagiaan. Subhanallah, dulu mah harmonis banget ya, Teh?

“Ya begitulah, Kang. Waktu itu keluarga kita memang lagi jaya-jayanya. Mau apa-apa juga enak, semua tinggal menikmati. Kalau ingat awal-awal nikah mah, saya juga suka senyum-senyum sendiri,” ungkap Lela.

Sikap Jikun yang perhatian dan penuh kasih sayang membuat Lela menikmati hari-hari sebagai ibu rumah tangga. Terlebih, dibandingkan teman-teman yang lain, Jikun termasuk tipe lelaki penurut. Tak pernah kelayapan sepulang bekerja, mereka saling percaya.

Hingga kebahagiaan bertambah dengan hadirnya anak kedua, membuat suasana rumah semakin ceria penuh tawa. Namun, apalah daya mungkin sudah hakikat kehidupan, setiap ada yang datang pasti ada yang pergi. Tak lama setelah lahirnya anak kedua, kebahagiaan itu tercoreng akibat ulah Jikun.

Semula tak ada tanda-tanda mencurigakan. Seolah sudah berpengalaman dalam hal perselingkuhan, Jikun memainkan perannya dengan baik. Tak pernah pulang telat, uang bulanan lancar, hubungan dengan anak istri pun harmonis. Sampai suatu malam, Jikun pulang diantar orang tak dikenal dengan pakaian lusuh bak seorang pelaut yang lama tak kembali.

Lela bercerita, malam itu Jikun sebenarnya keluar dari kantor jam empat sore. Bukannya langsung pulang, ia asyik memainkan gadget di warung depan tak jauh dari tempatnya bekerja. Sedang asyik bersantai sambil minum, seorang lelaki bebadan kekar dengan jeans dan jaket hitam menghampiri. Diperlihatkannya layar ponsel bergambar dua wanita cantik.

“Ini masih segar, berani dibayar murah. Cocok buat nemenin si Mas malam ini. Kalau mau, bisa bayar setengahnya dulu ke saya, nanti saya antar,” kata Lela meniru ucapan lelaki itu.

Entah termakan bisikan setan atau sekadar penasaran, Jikun menurut ketika dibawa sang lelaki ke sebuah kamar kontrakan. Namun, sebelum itu mereka sempat makan bersama. Sampai malam tiba, seolah tak sabar ingin segera menuntaskan hasratnya, mereka lekas menuju tempat yang sudah dijanjikan.

Apalah daya, bagai membeli kucing di dalam karung, Jikun terperanjat, matanya melotot bagai melihat hantu. Ia mendapati dua waria sedang menunggunya di atas kasur. Ketika hendak keluar, salah seorang waria menarik tangannya dan mengancam akan membunuh. Jikun dipaksa mengeluarkan semua isi dompetnya, setelah puas mengambil uang, Jikun ditinggalkan begitu saja dengan kondisi tak keruan.

Malam itu Lela mengamuk, dibantingnya barang-barang rumah. Kesal, emosi bercampur dengan malu, semua ia tumpahkan. Mereka pun bercerai. Namun, hebatnya tiga bulan setelah mendengar cerita Jikun, mereka pun rujuk dan memulai rumah tangga kembali.

Ya ampun. Semoga ini jadi pelajaran berharga buat Kang Jikun supaya tidak main gila lagi. Sehat selalu dan bahagia ya Teh Lela. (daru-zetizen/zee/dwi)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Permendag 22 Tahun 2018 Rugikan Krakatau Steel  

Next Post

Banten Jaya FC Mau Pakai Jersey Hitam

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Banten Jaya FC Mau Pakai Jersey Hitam

Banten Jaya FC Mau Pakai Jersey Hitam

Susu Kedelai Sukasake Diproduksi Alumnus Untirta

Susu Kedelai Sukasake Diproduksi Alumnus Untirta

Imperialis Macan Dan Jebakan Naga

Imperialis Macan Dan Jebakan Naga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

Minggu, 24 Mei 2026 07:07
Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

Minggu, 24 Mei 2026 07:03
Dukung Transisi Energi

PT PGN Perkuat Komitmen Dukung Transisi Energi dan Pencapaian Zero Emission

Sabtu, 23 Mei 2026 21:31
Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

Minggu, 24 Mei 2026 07:07
Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

Minggu, 24 Mei 2026 07:03
Dukung Transisi Energi

PT PGN Perkuat Komitmen Dukung Transisi Energi dan Pencapaian Zero Emission

Sabtu, 23 Mei 2026 21:31
Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

Jual Sabu ke Rekan Kerja, Karyawan Pelindo Dituntut 7 Tahun Penjara

by Fahmi
Minggu, 24 Mei 2026 07:07

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Edy Junaedy, karyawan PT Pelabuhan Indonesia, dituntut tujuh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri...

Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Daycare Rumahan yang Menguntungkan, Cocok untuk Pemula

by Mulyadi
Minggu, 24 Mei 2026 07:03

RADARBANTEN.CO.ID – Usaha daycare rumahan semakin diminati seiring meningkatnya jumlah orang tua bekerja yang membutuhkan tempat penitipan anak yang aman,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak