2019, Akreditasi Puskesmas Ditarget Seratus Persen

PANDEGLANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang tahun ini menargetkan akreditasi Puskesmas seratus persen. Tujuan itu, agar unit layanan primer tersebut bisa memberikan pelayanan sesuai standar pelayanan minumum (SPM) sebagaimana dianjurkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minum Bidang Kesehatan.

“Tahun ini ada lima Puskesmas yang sedang menyiapkan dokumen untuk akreditasi. Doakan saja mudah-mudahan tahun ini kelima puskemas itu terakreditasi,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani kepada Radar Banten, Selasa (30/7).

Dia mengaku sampai saat ini sudah 31 Puskesmas yang terakreditasi dari 36 Puskesmas yang ada. “Saya minta, semua petugas kesehatan di setiap Puskesmas dapat memberikan pelayanan secara optimal, sebagaimana aturan,” katanya.

Dewi menerangkan, akreditasi merupakan pengakuan Pemerintah Pusat terhadap pelayanan di Puskesmas. “Maka akreditasi sangat penting guna meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien di Puskesmas,” katanya.

Dewi menjelaskan, Puskesmas merupakan pelayanan primer yang lebih mengutamakan upaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan. “Maka dari itu sangat penting dilakukan akreditasi. Agar dapat memberikan pelayanan prima kapada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Patia Yayan Madhyana berjanji akan terus berupaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Selain bukti pengakuan dari pemerintah, kami juga butuh pengakuan dari masyarakat. Maka dari itu pelayanan kesehatan terus akan kita optimalkan,” katanya. (her/zis)