slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Kisah Pembuat Barongsai di Kotabaru Serang

Aas Arbi by Aas Arbi
04-02-2019 18:22:08
in Sosial Budaya
Kisah Pembuat Barongsai di Kotabaru Serang

Warga Lingkungan Mangga Dua, Kotabaru, Kota Serang, membuat kerangka barongsai di halaman rumahnya, Jumat (1/2). Foto: Qodrat/Radar Banten

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili bertepatan dengan hari Selasa (5/2/2019). Warga etnis Tionghoa bahagia menyambutnya. Segala rupa disiapkan mulai dari bersih-bersih wihara hingga pernak-pernik ornamen budayanya.

Baca Juga :

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Kebahagiaan menyambut Imlek tak sekadar dirasakan oleh etnis Tionghoa. Sebagian warga Kota Serang juga turut merasakannya. Tak percaya, coba saja masuk ke permukiman Mangga Dua Dalam, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Seminggu ini, warga di gang permukiman padat di Jalan Kapten Suwando itu tampak sibuk menyambut kedatangan musim semi itu tiba. Setiap sore mereka berlatih barongsai dan liong yang lekat sebagai kesenian asal Tiongkok.

Tua muda hingga anak-anak semringah. Menanti senja, mereka menyaksikan liukan barongsai singa selatan dan peking sai si naga utara menari-nari. Alunan musik tambur dan cecer pun mengiringi keserasian gerakan pemain di pelataran yang tak jauh dari Wihara Sukhavati.

Para pemain barongsai di kawasan itu tidak semuanya etnis Tionghoa. Warga setempat jumlahnya justru lebih banyak. Catatan pengurus Paguyuban Barongsai Mangga Dua Dalam, ada 150 anggota. Dari jumlah itu, ada 50 orang Tionghoa. Sisanya warga setempat, juga beberapa warga dari Lopang Indah, Cimuncang, dan kisaran Kota Serang lainnya.

Profesinya bervariasi. Dari yang masih berstatus pelajar, mahasiswa hingga karyawan. Agamanya beda-beda. Ada yang Konghucu, Buddha, Islam, Nasrani, dan Katolik. “Semuanya nyatu tanpa beda-bedain,” kata Robbi Sanjaya, pengurus Paguyuban Barongsai Mangga Dua Dalam, saat ditemui Radar Banten di kawasan Pasar Lama, Kota Serang, Jumat (1/2).

Kesenian yang memiliki sejarah ribuan tahun, sejak masa Dinasti Chin sekira abad ketiga Masehi itu, bagi warga Mangga Dua Dalam sudah bukan lagi milik etnis Tionghoa semata. Warga sudah menjadikannya sebagai kesenian bersama. Turun-temurun ketangkasan yang membutuhkan gerakan kungfu dan kebugaran fisik itu diajarkan.

Barongsai dan liong, ucap Robbi, tidak hanya dimainkan saat Imlek. Acara hajatan khitan, pesta pernikahan sampai ajang perlombaan sering kali ikut dipentaskan. “Selain seni, barongsai kan juga olahraga,” ucap pria kelahiran 50 tahun silam ini.

Robbi bukan seorang keturunan etnis Tionghoa. Namun, sejak kecil ia sudah membaur. “Orangtua kita ajarkan agar selalu guyub rukun. Mereka semua sudah tidak ada, jadi kita sebagai anak-anaknya harus melanjutkan ini, juga kesenian barongsai yang ada,” seru ayah satu anak ini.

Barongsai sudah begitu akrab bagi warga setempat. Mereka merasa senang bisa menjadi bagian yang memainkan sekaligus memeliharanya. “Barongsai itu kesenian, enggak ada salahnya saya ikut main,” aku Arifin, anggota Paguyuban Barangsoi Mangga Dua Dalam, yang kini nama Naga Banten Bersama.

Arifin yang juga seorang muslim mengaku, sejak kecil sudah mengenal barongsai. Bagi Arifin, Imlek dan hari besar keagamaan lain menjadi ajang silaturahmi untuk menjalin kebersamaan. “Kalau Imlek, saya sering dapat angpao dan kue keranjang,” katanya tersenyum.

Barongsai yang memiliki berat sekira lima kilogram ini dimainkan oleh dua orang. Sementara, liong membutuhkan sembilan orang. Untuk kelengkapan alat pementasan, warga Mangga Dua Dalam membuatnya sendiri.

Nah, menjelang Imlek ini mereka menyiapkan barongsai. Kerangka barongsai harus dicek kondisinya agar tampil maksimal. Perawatan kecil sudah pasti dilakukan. Jika diperlukan, dibuat ulang dari bahan anyaman bambu. “Ini memang hasil kerajinan warga sini,” ucap Robbi yang tangannya cekatan menganyam bambu dengan benang bersama puluhan warga lainnya.

Semuanya dikerjakan swadaya. Semuanya bahu-membahu gotong royong. Masing-masing kedapatan tugas sesuai keahliannya. Ada yang menyisir anyaman dan ada juga yang mengaitkan dengan benang. Lainnya, menempelkan corak dan bulu barongsai yang warnanya menyolok itu.

Saat Robbi dan puluhan warga lainnya memperbaiki anyaman singa, ibu-ibu di lokasi itu sibuk menyiapkan kue ala kadarnya. Tak ketinggalan, kopi hitam sebagai pelengkap sajian. “Ya, beginilah kami yang memang sudah membaur dari dulu,” kata Robbi.

Barongsai Paguyuban Naga Banten Bersama ini punya ciri khas tersendiri. Pengakuan Robbi, paguyubannya sedang mengembangkan barongsai dengan kesenian lokal. Alat musik tambor dan cecer dipadukan dengan nada dari ketukan gendang pencak, rampak beduk, dan rampak gendang sebagai musik pengiring.

Bahkan, pada pementasan Imlek tahun ini ada beberapa pemain yang tetap mengenakan hijab. Semua disajikan sebagai khazanah kebudayaan. “Kami terus mengembangkan kesenian yang ada. Kami jaga sebagai langkah menangkal sentimen suku dan agama melalui budaya,” kata Robbi. (SUPRIYONO)

Tags: Tahun Baru Imlek
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Balai Pengobatan

Next Post

Pegawai Rutan Rangkasbitung Dites Urine

Related Posts

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak
Kota Serang

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

by Rostinah
Jumat, 31 Januari 2025 16:42

Sebanyak 888 ribu kendaraan melintas di Tol Tangerang-Merak selama libur panjang.

Read moreDetails

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Rayakan Imlek dengan Promo Spesial Saldo DANA Xuper Angpao!

Jelang Libur Panjang, Disporapar Kabupaten Serang Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata

Perkuat Persaudaraan, Warga Binaan Lapas Cilegon Rayakan Tahun Baru Imlek

Galeri Foto: Suasana Malam Imlek di Vihara Avalokitesvara

Jejak Artefak di Era Kesultanan Banten

Kapolres Serang Kota: Perayaan Imlek Aman dan Lancar

Next Post

Pegawai Rutan Rangkasbitung Dites Urine

BLACKPINK Gadungan Ala Denny Cagur

BLACKPINK Gadungan Ala Denny Cagur

Guo Nian

Guo Nian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19
Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:42

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menerima sertifikat mengukuhkan Rampak Bedug sebagai Kekayan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang dari Kemenkum RI.

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:28

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak