slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Pendidikan

Bosda Tak Kunjung Cair, SMA dan SMK Negeri di Banten Berutang

Aas Arbi by Aas Arbi
07-03-2019 10:44:25
in Pendidikan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Memasuki bulan ketiga tahun ini, alokasi bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) untuk SMA/SMK negeri di Provinsi Banten tak kunjung cair. Alhasil, selama dua bulan ini pihak sekolah terpaksa harus membiayai operasional sekolah dari hasil berutang atau bagi para guru dikenal dengan istilah dana talangan.

Dari dana talangan yang diperoleh, sekolah kemudian mempergunakannya untuk membayar listrik sekolah dan gaji guru honorer. Dana talangan ini sumbernya beragam. Mulai yang dari koperasi sekolah hingga hasil berutang para kepala sekolah. Tak sedikit pula para guru honorer menutupi kebutuhan mereka dengan berutang secara pribadi.

Baca Juga :

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026, Diguyur Insentif Rp2 Miliar

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Tak hanya kebutuhan para pengajar yang terkena dampak. Kegiatan belajar mengajar di sekolah pun ikut terganggu. Salah satu dampak yang sempat mencuat yakni di SMAN 3 Kota Cilegon. Pada Selasa (19/2), aliran listrik di sekolah ini diputus PLN lantaran menunggak pembayaran selama dua bulan.

Terbaru, pada Senin (4/3) pencabutan aliran listrik pun hampir dilakukan oleh PLN di SMKN 4 Kabupaten Tangerang. Namun, rencana pencabutan aliran listrik batal dilakukan karena sekolah sedang melaksanakan simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Kepala SMKN 4 Kota Tangerang Syahrizal Ram membenarkan jika Bosda di Kota Tangerang belum juga turun. “Belum, belum turun,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (5/3).

Syahrizal mengungkapkan, dengan belum turunnya Bosda ia harus berutang untuk menutupi kebutuhan sekolah. “Untuk menutupinya kami minjam-minjam dulu. Kalau honor guru saya kasbon paling tinggi Rp1 juta dari dana pembiayaan sumbangan dari orangtua siswa,” ungkapnya.

Untuk membayar tagihan listrik dan kebutuhan lainnya, ia juga meminjam dari koperasi. “Jumlah honorer di sekolah ada sekira 44-45 orang, jadi Januari dan Februari ini pakai uang itu dulu. Jumlahnya kurang dari setengah gaji mereka, dalam prinsip saya bisa beli beras saja dulu dan nanti kalau sudah turun diberikan sisanya,” katanya.

Sementara itu, Komite SMKN 4 Kabupaten Tangerang Acih Sutisna menyatakan, masalah tersebut timbul akibat dari tidak adanya petunjuk teknis (juknis) dari Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2018 tentang Pendidikan Gratis. “Pedoman saat ini tidak jelas. Pergub 31 ini mandul. Harusnya ada juknis, tapi sampai sekarang belum ada juknis tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sekolah. Ini pendidikan untuk negara, jangan main-main,” tandasnya.

Padahal, sebelum ada Pergub tentang sekolah gratis yang melarang adanya iuran atau sumbangan, sekolah masih mampu membayar listrik sendiri. “Dari dulu iuran komite sudah ada, kenapa harus dilarang-larang. Kalau bayar listrik mah biasanya juga kita tangani sendiri. Padahal di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 juga sudah diatur tentang komite sekolah dan sudah jelas ada sumbangan komite. Sekarang, apalagi yang bisa diupayakan komite?” lanjut Acih.

Untuk menyelesaikan masalah tunggakan listrik ini, Acih hanya bisa menunggu hingga Bosda turun. Selain itu, ia juga menanti juknis sebagai pedoman pelaksanaan pendidikan gratis. “Kalau pergub itu menjadi pedoman misalnya, ya mestinya menjadi konsederan dengan aturan yang lebih tinggi lagi, juknisnya dong. Jadi kita dikasih panduan. Ini tidak jelas, pendidikan gratis dengan sekian juta bantuan dari Pemprov tapi sampai hari ini belum turun. Karena selain masalah nunggak listrik, ini guru honorer juga sudah banyak yang menagih karena dua bulan gaji belum turun,” bebernya.

Kondisi sama juga terjadi di SMAN 3 Kota Cilegon. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 3 Cilegon, Agus Rustandi mengaku, hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait pencairan dana Bosda. “Belum ada informasi dari dinas,” ujar Agus.

Agus mengatakan, aliran listrik ke sekolah diputus karena keterlambatan membayar tagihan. “Januari, Februari memang suka lambat. Baru kali ini saja diputus. Tapi sudah beres sekarang,” katanya.

Ia mengungkapkan, setiap tahun mekanisme pencairan Bosda dilakukan di triwulan pertama, yakni Maret. Untuk menutupi biaya operasional pada Januari-Februari, setiap sekolah biasanya diminta menyediakan dana talangan. “Itu dilakukan sampai anggaran Bosda terealisasi. Biasanya seperti itu. Kondisinya sama dengan sekolah lain. Semua pake dana talangan,” katanya.

Sedang Kepala SMKN 1 Cinangka, Kabupaten Serang Sunariah mengatakan, sementara semua pembiayaan operasional sekolah menggunakan dana talangan pribadi. Namun, ia memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya masih kondusif. “Kita pakai dana talangan dulu, dana pribadi, untuk beli token listrik, servis server, bagaimana pun kan kegiatan harus berjalan,” katanya.

Pernyataan senada juga disampaikan perwakilan Forum Komite Sekolah Kota Serang Deni Arisandi. Menurutnya, seluruh kepala sekolah sudah menjerit dengan kondisi ini. Akhirnya, katanya, pihak sekolah harus meminjam uang untuk menutupi kebutuhan operasional, terutama membayar listrik. Sementara, untuk gaji guru honorer masih dapat dibendung.

Kata dia, selama ini, pihak sekolah memprioritaskan pembayaran yang berhubungan dengan pihak lain. “Kebijakannya berubah-ubah. Jadi membuat lambat dan sekolah kepayahan,” ujarnya. (mg08-mg04-nna-jek-fdr/air/ags)

Tags: BOSDAPemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

MTQ Banten Lombakan Dua Cabang Baru

Next Post

Warga Minta Izin Tambang di Puloampel dan Bojonegara Ditinjau Ulang

Related Posts

Kabupaten Serang

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 7 Juni 2026 13:05

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang beserta Bapenda Provinsi Banten berupaya melakukan optimalisasi pendapatan pajak daerah di triwulan...

Read moreDetails

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026, Diguyur Insentif Rp2 Miliar

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Andra Soni Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PKS Minta OPD Kerja Lebih Serius

Pemprov Banten Himpun 32 Sapi dan 23 Kambing dari Kurban ASN

Next Post
Warga Minta Izin Tambang di Puloampel dan Bojonegara Ditinjau Ulang

Warga Minta Izin Tambang di Puloampel dan Bojonegara Ditinjau Ulang

NU Cilegon Ajak Relawan Door to door Menangkan Jokowi-Ma’ruf

NU Cilegon Ajak Relawan Door to door Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Ruko di Malingping Terbakar, Satu Keluarga Meninggal

Ruko di Malingping Terbakar, Satu Keluarga Meninggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Selasa, 9 Juni 2026 12:46
Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

Selasa, 9 Juni 2026 12:39
Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Selasa, 9 Juni 2026 12:02

Pemkot Serang Tambah 10 Unit Armada Truk Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 11:59

Beri Efek Jera THM, Wali Kota Serang Desak Raperda PUK Segera Disahkan

Selasa, 9 Juni 2026 11:57

Kejari Pandeglang Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara, Ini Daftarnya

Selasa, 9 Juni 2026 11:55
Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Selasa, 9 Juni 2026 12:46
Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

Selasa, 9 Juni 2026 12:39
Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Selasa, 9 Juni 2026 12:02

Pemkot Serang Tambah 10 Unit Armada Truk Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 11:59

Beri Efek Jera THM, Wali Kota Serang Desak Raperda PUK Segera Disahkan

Selasa, 9 Juni 2026 11:57

Kejari Pandeglang Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara, Ini Daftarnya

Selasa, 9 Juni 2026 11:55

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Masyarakat Apresiasi LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

by Mulyadi
Selasa, 9 Juni 2026 12:46

Pelayanan LARIS MANIS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Selasa, 9 Juni 2026.

Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

Pesisir Utara Kabupaten Serang Terancam Abrasi

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 9 Juni 2026 12:39

Kepala DLH Kabupaten Serang, Sarudin, bicara soal abrasi di pesisir Utara.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak