TANGERANG – Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang punya prestasi gemilang. Bahkan prestasinya tersebut tembus hingga tingkat provinsi. Hal itu dikatakan Kepala Desa Cikasungka Muhammad Supriyadi saat ditemui di kantornya, Jumat (20/9).
Dia menceritakan, berbagai prestasi yang diraih tersebut merupakan hasil memaksimalkan potensi kreativitas warga yang ada di setiap rukun warga (RW) dengan melakukan pembinaan rutin kepada tim qasidah ibu-ibu di RW 5 yang berhasil menjadi juara pertama lomba qasidah tingkat kabupaten dan juara IV di tingkat Provinsi Banten 2019.
Ditambahkan, selain qasidah, desa yang berbatasan dengan tiga daerah ini yaitu Kabupaten Lebak, Serang dan Bogor juga memiliki pembinaan pemuda di bidang olahraga sepak bola usia 19 tahun (U-19). Bahkan prestasinya cukup membanggakan, yakni menjadi juara pertama Camat Cup Sepak bola tingkat Kecamatan Solear pada Agustus kemarin. “Pembinaan tim sepakbola U-19 itu terbentuk hasil seleksi dari kompetisi tingkat RW, hasilnya bisa membawa nama baik desa bersaing dengan desa lain di Kecamatan Solear,” terangnya.
Selain itu, desa yang memiliki luas wilayah 650 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 27 ribu itu juga pernah menjadi juara pertama lomba pidato Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat kabupaten dan juara dua dengan lomba yang sama di tingkat Provinsi Banten. “Ke depan kami akan terus melakukan pembinaan serta perlombaan ditingkat RW untuk mencari bibit baru sebagai regenerasi dari anak-anak muda dan tim qasidah yang berprestasi,” ungkapnya.
Di samping berbagai prestasi bergengsi di tingkat kecamatan hingga provinsi, Desa Cikasungka juga terkenal sebagai desa penghasil tapai singkong. Supriyadi menerangkan, ada sekira 20 pelaku usaha tapai singkong yang berkembang dengan hasil produksi bisa mencapai dua ton setiap harinya. (pem/rb/adm)








