GUNUNGSARI – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukalaba, Kecamatan Gunungsari, mengklaim telah sukses menyadarkan warga RW 02, Kampung Kakulu, untuk menjaga kesehatan dalam mengelola sanitasi. Hal ini menjadi modal penting bagi kampung ini. Kesehatan mengelola sanitasi menjadi salah satu poin penilaian Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019.
“Alhamdulillah, selain berwarna, kami juga sukses menjaga kesehatan sanitasi,” tegas Kepala Desa Sukalaba Jamjuri, Selasa (22/10).
Radar Banten mengunjungi Kampung Kakulu, kemarin siang. Lingkungan di RW 02 sudah berwarna. Kampung yang berlokasi di sepanjang Jalan Gunungsari-Anyar itu tampak semarak. Jalan lingkungan dan pagar-pagar di rumah warganya telah dicat dengan warna-warna terang. Baliho dengan tulisan “Selamat Datang di Kampung Bersih dan Aman” pun terpasang.
Dijelaskan Jamjuri, untuk menjaga kesadaran warga agar selalu menjaga kesehatan pengelolaan sanitasi, Pemerintah Desa Sukalaba mengontrol lingkungan Kampung Kakulu rutin seminggu sekali. Jika sedang tidak sibuk bekerja di kantor desa, Jamjuri pun sering ikut memantau dengan mengobrol bersama warga.
Jamjuri mengakui jika dulu, masih banyak warganya yang buang air besar (BAB) di kebun. Namun, sekarang, kebiasan buruk itu sudah hilang. Warganya sudah sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sanitasi.
“Sudah saya pastikan, semua rumah di RW 02 sudah memiliki toilet. Ini berkat kerja keras ketua RT, RW, dan pemerintah desa yang aktif menyosialisasikan hidup bersih,” ungkap Jamjuri.
Warga Desa Sukalaba Hendy menambahkan bahwa kegiatan warga Kaluku mempersiapkan Lomba Kampung Bersih dan Aman dilakukan sejak Agustus 2019. Pemerintah Desa Sukalaba menyediakan 20 kilogram cat bermacam warna dan warga Kaluku bergotong royong menghias lingkungannya dengan cat tersebut. Serta, membersihkan lingkungan mereka. “Dengan lomba ini, lingkungan kami jadi bersih dan bagus,” tuturnya. (mg06/don/ags)









