CILEGON – Truk tangki bermuatan air bersih milik PDAM Cilegon Mandiri (CM) jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter. Dugaan sementara, mobil itu jatuh setelah tak kuat menanjak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi di Lingkungan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (24/10). Saat itu, mobil tangki milik salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon itu sedang membawa bantuan air bersih untuk warga di lingkungan tersebut.
Direktur PDAM CM Encep Nurdin mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Ia menduga mobil tidak kuat melewati jalan dengan kondisi menanjak dan berbelok, sehingga mobil yang dikemudikan oleh Rasmidi tersebut mundur. “Alhamdulillah sopirnya selamat,” ujar Encep.
Kata Encep, mobil tangki air milik PDAM CM bukan pertama kali melewati jalur tersebut. Sudah beberapa kali karena perusahaan yang bergerak pada bidang layanan air bersih itu secara rutin memberikan bantuan air kepada masyarakat.
Dengan kejadian tersebut, PDAM CM tidak akan berhenti memberikan bantuan air bersih pada masyarakat, namun menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran untuk lebih hati-hati. “Insya Allah kita tetap semangat memberikan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM CM Prilio Ristya menambahkan, PDAM CM belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan itu. Pihaknya masih fokus pada korban. “Hanya Rasmidi yang menjadi korban yang mengalami patah tulang. Di bagian apa saja secara rinci belum kita ketahui, sekarang masih di rawat di RSKM,” tuturnya.
Akibat jatuh ke dalam jurang cukup dalam, mobil pun mengalami rusak berat hampir di seluruh bagian mobil.
Diketahui, Lingkungan Tembulun merupakan salah satu daerah yang menjadi langganan kekeringan setiap musim kemarau. Kondisi daerah tersebut berada di atas perbukitan. Sehingga untuk bisa sampai harus melewati jalan dengan tanjakan curam dan beberapa belokan tajam. (Bayu Mulyana)








