PETIR – Warga RT 01 RW 001, Kampung Pakem Tengah, Desa Petir, Kecamatan Petir, kembali menata lingkungannya. Tong sampah hingga tanaman hias di kampung ini ditambah. Mereka tak mau kalah dengan warga kampung lain menghadapi penilaian tahap kedua Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019. Pakem Tengah kembali akan dinilai tim juri pada 11 Desember nanti.
Mulyadi, salah satu tokoh pemuda Pakem Tengah, mengatakan, persiapan penataan kampungnya dimulai pekan ini. Warga fokus pada catatan tim juri saat penilaian tahap pertama. “Saat ini, kita mengumpulkan dananya dulu. Baru setelah itu dilakukan penataan,” ujarnya kepada Radar Banten, Jumat (22/11).
Pria yang akrab dipanggil Dumung itu menjelaskan, penataan pertama yaitu penambahan tong sampah dan tempat penampungan sampah. Kemudian, dilanjutkan dengan penanaman tanaman hias. Dan terakhir, pemenuhan sarana dan prasarana pos ronda. “Tong sampah, tanaman hias, dan penataan pos ronda. Paling itu saja,” ujarnya.
Penataan lanjutan lingkungan Pakem Tengah akan dilakukan para pemuda dan warga. Biasanya, dilakukan pada hari libur atau malam hari. Dumung mengaku, warga antusias menata kampungnya. Tak hanya karena keinginan menjadikan lingkungannya bersih dan nyaman, tetapi juga eksis di media massa. “Alhamdulillah, warga mah antusias. Kan ramai juga di media,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Petir Elsap Saparudin mengaku, pihak desa mendukung keinginan warga mewujudkan pakem Tengah menjadi kampung bersih dan aman. Ia pun berharap, langkah ini diikuti kampung lainnya. “Kami mendukung karena warganya antusias. Mudah-mudahan, ini diikuti kampung lainnya,” pungkas Elsap. (fdr/don/ags)









