2021, Pemkot Serang Tata Median Jalan

0
391 views
Pejalan kaki mengenakan payung menyeberang di Jalan Veteran, Kota Serang, saat hujan deras mengguyur Kota Serang, Jumat (10/1).

SERANG – Penataan median jalan pada Jalan Nasional di pusat Kota Serang akhirnya dapat dilaksanakan. Ini setelah Pemkot Serang mengantongi izin penataan median jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas PUPR Provinsi Banten.

Kemarin (20/10), Walikota Serang Syafrudin secara langsung bertemu perwakilan Satuan Kerja (Satker) Kementerian PUPR dan perwakilan Dinas PUPR Banten untuk meminta izin. Usai diizinkan, penataan median di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Vetaran itu mulai dilaksanakan pada 2021. “Tanpa izin kita akan salah. Makanya pak wali langsung yang minta izin,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Serang Iwan Sunardi di Puspemkot Serang, Selasa (20/10).

Kata Iwan, sebagai etalase pembangunan di Provinsi Banten, median jalan penting untuk ditata kembali. Apalagi, Pemprov Banten dan Pemkot Serang berkomitmen menata Ibukota tanah jawara ini. “Nanti median jalan kita tata, termasuk bangunan pendukung lainnya,” katanya.

“Drainase kita perbaiki, agar tidak terjadi genangan seperti halnya yang terjadi di Jalan Ahmad Yani depan Le Dian, Perempetan Warung Pojok dan lainnya,” tambah Iwan.

Selain itu, kata Iwan, dalam pertemuan tersebut, Pemkot Serang melakukan sinkronisasi terkait wewenang pembangunan infrastruktur. Seperti, pembangunan flyover di Ciceri, normalisasi aliran sungai dan lainnya.

Terpisah, Walikota Serang Syafrudin mengakui pembangunan infrastruktur di kota Serang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan pemprov Banten. “Kami berharap kepada pemerintah provinsi dan pusat untuk membangun Kota Serang dengan kewenangannya,” katanya.

Kata Syafrudin, kewenangan pemerintah pusat di antaranya jalan Jendral Sudirman, Ahmad Yani belok ke jalan Abdul Hadi hingga Jalan Lingkar Selatan. Sedangkan kewenangan Pemprov Banten yakni jalan Jenderal Sudirman sampai ke Jalan Veteran. “Median jalan dan pertamanan karena yang saya lihat sendiri keadaannya kumuh,” katanya. (fdr/nda)