Tatu mengaku sudah menghitung target vaksinasi yang harus diselesaikan. Dari jumlah sasaran 1,2 juta warga, tinggal 10 persen atau sekitar 120 ribu warga lagi untuk mencapai minimal 70 persen warga yang sudah divaksin.
“Kita sudah hitung, sudah dibagi-bagi dengan TNI-Polri yang juga membantu kita, mereka sudah menyampaikan kesanggupannya perhari berapa, sisanya untuk Puskesmas masing-masing 200 warga perhari dalam 10 hari terakhir ini,” ujarnya.
Menurutnya, target 200 perhari bagi masing-masing Puskesmas tidak berat. “Saya rasa itu tidak ada yang berat, tapi kalau tidak mampu (kepala Puskesmas) mundur saja, ini tidak main-main, karena taruhannya (kesehatan) masyarakat,” tegasnya.
Tatu mengaku sudah mengevaluasi bagi kecamatan yang capaian vaksinasinya rendah. Menurutnya, tidak ada persoalan berarti yang menghambat vaksinasi. “Vaksinator sudah cukup, dosis vaksin juga banyak, bahkan saya sampai ke OJK dapat kuota satu juta vaksin, persoalannya hanya di komunikasi antar instansi saja,” ucapnya.











