“Dengan begini masyarakat yang menerima bisa hidup bersih, hidup nyaman, saya ucapkan terima kasih banyak kepada pengusaha yang ada di kelurahan Cikerai yang sudah berkontribusi kepada masyarakat saya,” tutup Imamah.
Sementara itu, Faizah perwakilan pengusaha lokal Cikerai mengatakan dari 27 jamban yang di galakan proses realisasinya dilakukan secara bertahap.
Sejauh ini baru tiga jamban yang sedang dalam proses pembangunan skala prioritas yakni, Ibu Ninis di Lingkungan Tegal Maja RT 001 RW 002, Ibu Masitah Nawasi Lingkungan Pedali RT 002 RW 001 dan di Lingkungan Perigi RT 008 RW 003 Ibu Marwiyah.
“Pembangunannya bertahap tidak sekaligus, sekarang sedang kita jalankan tiga jamban prioritas terlebih dahulu kalau sudah selesai kita akan lanjut ke tahap selanjutnya,” ujarnya.
Sementara baru ada delapan pengusaha lokal yang telah berpartisipasi dalam penggalan jamban layak yang berada di Kelurahan Cikerai tersebut antara lain, Yayasan Al-Hanif, Wishnu Workshop, Villa Ternak Cikerai, Griya Alam Cikerai, Waras Farm, Material Bintang Biru, Villa Asri serta unsur RT RW Cikerai dan pengusaha lokal lainnya yang akan berpartisipasi.
Faizah mengaku sudah semestinya para pengusaha membantu masyarakat yang berada di sekitarnya.
“Karena ini yang membutuhkan orang Cikerai dan disini juga kita mempunyai usaha di wilayah Cikerai sudah semestinya kita membantu karena kita juga di Cikerai kalau bukan kita yang membantu siapa lagi,” pungkasnya. (raj/alt)











