Dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan warga, Bu Wali —- demikian banyak warga menyapa, lebih sering menggunakan bahasa ibu, atau bahasa Serang agar mudah dipahami.
Nah, setelah tugas utama sebagai juri di satu RT selesai, Bu Wali masih harus melayani warga yang ingin foto bersama.
Tak jarang, sesi foto bersama di satu RT ini kadang sampai berkali-kali. Rombongan ibu-ibu selesai berfoto, giliran bapak-bapak dan para pemuda-pemudinya juga ingin berfoto. “Berfoto dengan Bu Wali dulu ach. Jarang ada kesempatan ketemu ibu,” ujar seorang ibu di Lingkungan Kavling Krakatau Steel, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Senin, 25 Juli 2022.

Foto: M Widodo/Radar Banten
Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Serang, ia selalu menekankan dan bertanya soal PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). “Gimana ibu-ibu PHBS disini?” tanyanya setiap saat.
Dengan adanya PHBS yang sudah berjalan dengan baik, ia ingin warga terutama anak-anak, dapat tumbuh sehat dan cerdas.
“Tolong bapak-bapak, ibu-ibu dan para pemuda, saya minta lingkungannya selalu dijaga kebersihannya, kerapiannya, keindahannya ya.” Begitulah pesan yang selalu ditekankan di setiap RT yang didatanginya.
Dalam beraktivitas sehari-hari, Hj Ade selalu didampingi oleh seorang ajudan pribadi yang dipanggilnya “nong” dan seorang sopir pribadi.











