“Namun tidak ada kelanjutannya. Padahal itu salah satu bagian dari mempromosikan serta membantu membangkitkan ekonomi perajin apalagi saat ini pasca pandemi. Harapannya semoga secepatnya dapat direalisasikan,” katanya.
Yopi juga berharap, miniatur badak bukan hanya di pajang di OPD tetapi di setiap kantor pelayanan pemerintah. Termasuk kantor desa dan sekolah.
“Kalau misalkan itu direalisasikan maka akan usaha perajin ukir kayu akan semakin menggeliat lagi. Semoga saja harapan itu bisa terwujud karena menjadi harapan para perajin di Pandeglang,” katanya.
Yopi menambahkan, sebagai upaya menghidupkan kembali usaha seni ukir kayu, dirinya melakukan komunikasi juga dengan Anggota DPR RI Dapil Banten 1, Rizki Natakusuma. Serta memberikannya sebanyak satu buah.
“Hal itu bagian dari ajang promosi agar karyanya dapat lebih dikenal secara luas,” katanya.
Anggota DPR RI Dapil Banten 1 Rizki Natakusuma mengucapkan terima kasih, kepada perajin yang telah memberinya ukiran Badak Jawa.
“Saya dikasih miniatur Badak sama relawan para pejuang kesenian di Kecamatan Cigeulis. Untuk naro pulpen dan sebagainya nanti saya panjang di DPR RI, sebagai rasa bangga dapat hadiah dapat kadedeuh dari masyarakat Kecamatan Cigeulis dan memang kita wajib memprosikan juga,”katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Agung SP









