“Tim mengalami kesulitan menemukan ular karena masuk ke dalam lubang sehingga minta bantuan warga untuk menggali lubangnya,” ujarnya.
Ular tersebut diamankan dikhawatirkan membahayakan karena merupakan jenis ular king kobra yang terkenal memilki bisa mematikan.
“Dari lubang yang digali ular tersebut sepertinya sedang ingin membuat sarang untuk bertelur, karena membahayakan jadi harus segera ditangkap,” kata Ade Apriyadi.
Ia mengimbau kepada warga selalu berhati-hati, akan keberadaan hewan buas dan berbisa seperti ular king kobra itu apalagi jika rumah dekat dengan hutan dan semak-semak. Jika menemukan adanya ular di perkarangan rumah, maupun membutuhkan pertolongan darurat lainnya, warga Kabupaten Lebak yang membutuhkan bantuan Damkar Lebak bisa menghubungi hotline 112 Lebak Siaga.
“Jadi tetap berhati-hati dan waspada karena ular seperti ini sangat berbahaya dan agresif,” ucapnya.
Sementara, Rina pemilik rumah mengaku sebelumnya sangat khawatir dengan keberadaan ular king kobra itu, apalagi dirinya memiliki anak kecil. Karena, menurutnya, sudah beberapa kali terdapat ular yang keluar masuk ke dalam rumahnya.
“Terimakasih kepada petugas Damkar Lebak yang sudah sigap menangkap ular king kobra ini, karena saya sendiri sering liat ular itu berada di sekitaran rumah. Saya takut ular itu bisa mengigit anak saya atau anak lainnya di sekitaran komplek rumah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











