“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendirian, harus dilakukan bersama secara Pentahelik,” jelasnya.
Selain membangun sinergi dengan dunia pendidikan, Pemkab Serang juga bekerja sama dengan sektor bisnis, industri, dan media, agar wisata religi di Tanara mendapatkan hasil yang lebih baik.
“Kegiatan ini untuk melanjutkan sosialisasi ajaran Syech Nawawi al-Bantani yang perlu kita implementasikan dalam bentuk kemajuan, kesejahteraan, dan perkembangan masyarakat Tanara dan Kabupaten Serang,” ujarnya.
Di Kecamatan Tanara sendiri, lanjut Tatu, memiliki potensi ikan yang dibudidaya melalui tambak. Namun, Tatu meminta agar masyarakat tidak hanya mengandalkan penjualan ikan segar, tetapi juga harus mampu memproduksi produk olahan ikan.
“Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang sudah memulainya, tinggal nanti bisa dicontoh masyarakat di Tanara,” katanya.
Reporter : Haidaroh
Editor : Merwanda











