Sementara itu, Deputi Meteorologi Guswanto menerangkan, berdasarkan prakiraan berbasis dampak, wilayah dengan potensi siaga potensi dampak hujan lebat periode tanggal 6-7 Februari 2023 perlu diwaspadai.
Sedangkan, kondisi cuaca periode sepekan periode tanggal 6- l12 Februari 2023 perlu diwaspadai potensi hujan sedang-lebat termasuk di wilayah Banten.
“Kemunculan tiga bibit siklon ini juga berpotensi mengakibatkan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia (temasuk Banten) pada 6-12 Februari 2023 dengan tinggi gelombang bervariasi mulai dari 1,25 – 6 meter,” katanya.
BMKG mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk siap-siaga dan waspada menghadapi cuaca ekstrem akibat kemunculan tiga bibit siklon tropis ini dengan memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.
Selain itu, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.
Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang Tarjono mememinta masyarakat waspada, tetapi tidak perlu panik yang berlebihan.
“Update terus informasi BMKG sebelum berkegiatan di luar rumah atau di laut untuk meminimalisir dampak bencana dari potensi cuaca ekstrem ini,” katanya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor: Agung S Pambudi











