SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang remaja menjadi korban salah sasaran akibat perang sarung yang terjadi di Jembatan Kampung Cimiung Melati, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Minggu 26 Maret 2023.
Korban salah sasaran tersebut mengalami luka pada bagian kepala dan leher akibat disabet senjata senjata tajam (sajam) jenis celurit.
Informasi yang informasi, korban tawuran tersebut berinisial AM (16). Saat kejadian korban bersama temannya akan melintasi di lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Namun karena takut, korban bersama temannya berhenti di dekat lokasi.
Saat berhenti di dekat lokasi dan turun dari motor, korban malah dikejar oleh salah satu pelaku yang membawa celurit. Korban yang tidak sempat melarikan disabet celurit pada bagian kepala dan leher.
Sabetan celurit tersebut membuat darah mengucur deras di kepala korban. Oleh temannya, korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Ciruas untuk mendapatkan pertolongan.
Kanit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Wawan Setiyawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Kejadian perang sarung tersebut terjadi sebelum sahur. Ada satu korban yang mengalami luka pada bagian kepala dan leher,” kata Wawan, Selasa 28 Maret 2023.
Wawan mengungkapkan, saat perang sarung terjadi, warga sekitar sempat melaporkannya ke aparat kepolisian. Namun, saat polisi sudah tiba di lokasi para remaja yang terlibat perang sarung sudah melarikan diri.
“Saat ini kasus tersebut masih kami proses karena orang tua korban telah membuat laporan polisi kepada kami,” tutur mantan penyidik Ditreskrimsus Polda Banten tersebut (*)
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor : Mastur











