SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi penilik dan pengawas pendidikan Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan tersebut ada sebanyak 178 penilik dan pengawas sekolah yang berada di Dindikbud Kabupaten Serang yang mendapatkan kesempatan untuk meng-up grade kemampuan.
Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, rapat koordinasi tersebut wajib dilaksanakan guna meningkatkan kualifikasi dan kualitas dari penilik dan pengawas pendidikan, bahkan tenaga pendidik di sekolah.
“Nantinya akan berdampak pada aktivitas guru kepala sekolah dalam melakukan proses pembelajaran di sekolah. Ada konsep-konsep baru, ada metodelogi baru, ada hal-hal yang sifatnya administratif dalam proses pembinaan satuan pendidikan penilik pengawas dan ini perlu dipahami oleh mereka,” katanya usai rapat koordinasi di Hotel Jayakarta Anyer, Selasa 11 Juli 2023.
Ia mengatakan, perlu adanya peningkatan kapasitas bagi penilik dan pengawas. Baik yang baru maupun para penilik yang lama. Terlebih penyesuaian dengan kurikulum yang baru.
“Bagi penilik dan pengawas yang lama perlu upgrading dan bagi penilik dan pengawas yang baru ini menjadi bagian yang dilaksanakan sebagai training service,” jelasnya.
Ia mengatakan, ada banyak sekali narasumber yang kompeten untuk menyampaikan beberapa hal yang tentunya penting untuk peningkatan kapasitas penilik dan pengawas.
“Kami mengundang narasumber dari kementrian, kami juga memanfaatkan personil yang telah mengikuti pelatihan dari tingkat nasional sebelumnya,” jelasnya.
Saat ini ada sebanyak 178 penilik dan pengawas yang berada di Kabupaten Serang. “Jumlah penilik dan pengawas total jumlahnya 178. Namun ada tiga orang yang belum sampai dari perjalanan haji sehingga nanti akan mengikuti pembekalan susulan,” imbuhnya.
Kabid SD Dindikbud Kabupaten Serang Janjusi mengatakan, ada banyak pemahaman yang dapat ditingkatkan melalui kegiatan rapat koordinasi tersebut. Para penilik dan pengawas akan dibekali materi berkaitan dengan cara bertugas.
“Ada hal yang perlu ditingkatkan terkait dengan bagaimana mereka melakukan pengawasan, terkait dengan penyelenggaraan proses belajar mengajar dan terkait dengan peningkatan kapasitas sebagai modal mereka untuk melakukan pembinaan kepada guru-guru dan kepala sekolah,” jelasnya.
Nantinya, semain melakukan pengawasan, mereka juga diminta untuk melakukan pembinaan mengenai penyelenggaraan proses belajar mengajar maupun layanan layanan Pendidikan sesuai dengan kapasitas mereka.
“Kalau penilik itu Binaanya PAUD kelompok belajar, PKBM, kalau pengawas itu wilayah binaannya di TK, SD dan SMP,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya sangat mendukung program yang mengarah pada peningkatan pendidikan di Kabupaten Serang.
“Pendidikan ini bagian dari target skala prioritas di Pemda Kabupaten Serang yang merupakan indikator IPM dan kita tahu bahwa di dalam pendidikan ini ada unsur guru dan sarana prasarana,” jelasnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas sangat amat penting guna mengupgrade pengetahuan kemampuan agar tidak stagnan.
“Karena kita ketahui pengawas harus tahu persis persoalan dan hal-hal yang harus disampaikan ke sekolah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aas Arbi

