SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Kota Serang, perlu ada keterlibatan semua pihak, terutama keluarga untuk mengurangi angka kekerasan terhadap anak di tahun 2023.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang, selama bulan Januari hingga September 2023 sudah ada 50 kasus yang tercatat.
Kepala DP3AKB Kota Serang Anthon Gunawan mengatakan, pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait kekerasan terhadap anak di setiap sekolah-sekolah.
Kegiatan tersebut rutin digelar agar orang tua siswa lebih sigap dan mengetahui bahwa kekerasan terhadap anak, utamanya kekerasan seksual pada saat ini tengah meningkat.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan berbagai fasilitas bagi korban kekerasan anak seperti rumah aman.
“Rata-rata ke rumah aman ini mereka hanya satu hari saja. Intinya bahwa di rumah itu kondusif, dan kita pantau itu. Yang merasa aman di rumah tetap kita pantau, apabila yang merasa di rumah tidak aman maka kita akan hubungi keluarga dan kita jemput kembali,” ujarnya, Selasa 5 September 2023.
Anthon mengaku, pihaknya selama ini memiliki kendala anggaran terkait edukasi dan sosialisasi demi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Namun, kata Anthon, pihaknya tetap menjalankan dengan memanfaatkan berbagai agenda Pemkot Serang untuk melakukan kegiatan tersebut.
“Kendala kita itu edukasi hampir sebagian besar tanpa anggaran. Kita melihat waktu-waktu yang sekolah kumpul di hari Senin, dan agenda Pemkot Serang setiap bulan setiap hari Senin itu dipakai untuk apel di lingkungan sekolah, kita gabung di sana untuk memberikan edukasi,” ucapnya
“Artinya selama anggaran ini tidak ada, kita akan terus melakukan edukasi semampu kita,” tambahnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











