SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya mengejar target capaian perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) di wilayahnya.
Hal itu guna memastikan seluruh warga Kabupaten Serang yang sudah wajib KTP mendapatkan haknya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Kabid Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Dimas Panduasa mengatakan, jumlah wajib KTP di Kabupaten Serang mencapai 1.214.365.
“Capaian kami sudah 99,76 persen, artinya dari wajib KTP sebanyak 1.214.365, yang sudah direkam sebanyak 1.211.503, ini berkat kerja keras semuanya. Kerja sama yang baik, menghasilkan hasil yang baik,” katanya, Senin, 2 Oktober 2023.
Ia mengatakan, pihaknya sengaja mengejar capaian perekaman KTP El agar memastikan warga yang wajib KTP dapat memperoleh haknya sebagai pemilih pada Pemilu 2024.
“Untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memiliki hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang. Kami berupaya mengejar terus agar pemilih pemula ini dapat terekam dan bisa punya hak pilih pada waktu Pemilu di 2024,” jelasnya.
Ia mengatakan, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab pelaksanaan perekaman KTP El belum tercapai 100 persen.
“Banyak faktornya, ada yang sedang kuliah atau sekolah di luar daerah, atau yang kedua, dia kondisinya sudah pindah tetapi datanya masih di sini,” terangnya.
Untuk itu, ia meminta kepada seluruh wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP El untuk dapat mendatangi UPT yang dekat dengan rumahnya, agar seluruh warga dapat memiliki hak pilih di Pemilu 2024.
“Kami tidak membatasi perekaman, kalaupun nanti cetaknya bertahap. Tapi nanti pada waktunya, pada Februari 2024, semua sudah memiliki KTP El,” pungkasnya.
Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Serang, Tubagus Maftuhi, mengatakan jika pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan, termasuk perekaman KTP El dengan melakukan jemput bola.
Program jemput bola bukan hanya menyasar wilayah-wilayah yang jauh, melainkan juga ke sekolah-sekolah di Kabupaten Serang.
“Kita melakukan pelayanan jemput bola di daerah-daerah yang jauh dari pelayanan UPT-nya, salah satunya seperti di Pulau Tunda, kita melakukan jembut bola di sana selama dua hari,” katanya.
Ia mengatakan, respons warga Pulau Tunda untuk mengikuti pelayanan jemput bola sangat tinggi. Hal itu karena jauhnya UPT pelayanan yang terdekat dengan wilayah mereka.
“Pembaruan KK ada sebanyak 183, cetak KIA 62, perekaman ada 18, cetak KTP 105, penerbitan Akta Kelahiran 60. Total semuanya hampir 400 orang yang mengakses layanan kependudukan,” jelasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agus Priwandono











