• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Pandeglang Capai 78 Kasus

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Rabu, 18 Oktober 2023 08:43
in Pandeglang
Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Pandeglang Capai 78 Kasus

Konselor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Pandeglang Deo Hoshi Aditya didampingi Kasubag TU UPTD PPA Kabupaten Pandeglang Imas Masfupah memberikan penjelasan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2023 di Kabupaten Pandeglang, Selasa, 17 Oktober 2023.

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) mencatat data laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang hingga 17 Oktober 2023 mencapai 78 kasus.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang mencapai 78 kasus di tahun 2023 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya per 1 Januari sampai 31 Desember 2022 itu sebanyak 67 kasus.

RelatedPosts

IKMDS Pandeglang

IKMDS Pandeglang Salurkan 100 Paket Sembako di Pasar Badak

Jumat, 30 Oktober 2026 15:31
Bupati Pandeglang

Bupati Pandeglang Tekankan RKA SKPD Fokus Program Prioritas dan Pelayanan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 15:03
bpjs ketenagakerjaan edukasi masyarakat

Cegah Praktek Percaloan, BPJS Ketenagakerjaan Masif Edukasi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 10:25
Masuk TNI AD Gratis

Masuk TNI AD Gratis, Kodim Pandeglang Buru Pemuda Potensial hingga ke Pelosok Desa

Jumat, 30 Oktober 2026 08:03

Di balik terjadi peningkatan kasus ini bisa juga disebabkan pengaruh lingkungan dan kesempatan serta dari gencarnya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan sehingga membuat masyarakat berani melaporkan tindakan kekerasan bukan lagi sebagai aib, tetapi sebagai tindakan pidana.

Menurut Konselor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Pandeglang Deo Hoshi Aditya, kasus kekerasan terhadap anak di Pandeglang mengalami peningkatan.

“Kalau kita lihat data kasus sampai tanggal 17 Oktober 2023, jumlah kasus yang masuk ke UPTD PPA ini ada 78 kasus. Ini jumlah naiknya cukup signifikan karena tahun kemarin, tahun 2022, kalau tidak salah ada 67 kasus dalam satu tahun,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 17 Oktober 2023.

Tapi pada tahun ini dari 1 Januari sampai 17 Oktober 2023 itu berjumlah 78 kasus. Jadi ada peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang.

“Maka dari itu, yang perlu kita lakukan adalah sosialisasi secara masif di seluruh bidang di dalam satu bidang dinas ini perlu berkontribusi. Tidak hanya di dinas kami, melainkan melibatkan dinas terkait. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan stakeholder terkait di 35 kecamatan,” katanya.

Ada 78 kasus yang dilaporkan, lanjut dia, sudah tinggi. Hal ini menjadi perhatian dan mayoritas kasus kekerasan seksual terjadi saat anak berada di luar pengawasan dan terjadi pada malam hari.

“Maka dari itu kita sekarang lagi melakukan sosialisasi secara masif ke beberapa sekolah untuk bisa melibatkan dari pihak sekolah, orang tua, tentunya untuk bisa membuat peraturan untuk agar anak itu disiplin tidak keluar malam, misalkan,” katanya.

Misalkan membolehkan anak bermain hanya sepulang sekolah sampai jam lima sore. Sedangkan malam tidak boleh lagi main di luar pengawasan dari orang tua.

“Khusus kasus kekerasan seksual terhadap anak juga turut dipengaruhi oleh gadget. Adanya gadget berpengaruh besar terhadap anak menjadi korban kekerasan seksual,” katanya.

Pihaknya berusaha mengubah paradigma siswa dan sekolah agar sekolah dan orang tua memberikan batasan koridor pada anak bagaimana penggunaan gadget yang bijak.

“Makanya tadi kita sampaikan juga dalam acara sosialisasi yaitu tentang pentingnya mencari informasi yang bijak misal tentang tugas sekolah, bisa dari internet lebih menggeser dari menggunakan negatif menjadi positif untuk kesuksesan anak ini juga ke depannya,” katanya.

Kasubag TU UPTD PPA Kabupaten Pandeglang Imas Masfupah menambahkan, dari 78 kasus mayoritas kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Berdasarkan data laporan diterima kekerasan seksual 49 kasus, kekerasan fisik 22 kasus, eksploitasi 2 kasus, TPPO 1 kasus dan pelantaran anak 1 kasus. Untuk kasus kekerasan seksual mayoritas korbannya anak,” katanya.

Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi

Tags: kasus kdrtKasus PencabulanKDRTKekerasan pada AnakKekerasan pada PerempuanKekerasan Seksual Anakkorban pencabulanunit ppauptd ppa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Santri dan Budaya Antre

Next Post

Prakiraan Cuaca Wilayah Banten Hari Ini, BMKG Beri Peringatan Agar Waspada

Next Post
Prakiraan Cuaca Wilayah Banten Hari Ini, BMKG Beri Peringatan Agar Waspada

Prakiraan Cuaca Wilayah Banten Hari Ini, BMKG Beri Peringatan Agar Waspada

mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Kapolresta Tangerang atasi kemacetan Cikupa

Kapolresta Tangerang Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Kawasan Industri Cikupa

Kamis, 29 Oktober 2026 15:54
Operasi Patuh Maung 2026 Cilegon

Operasi Patuh Maung 2026 di Cilegon, Sejumlah Pengendara Motor Terjaring Tilang Manual

Kamis, 29 Oktober 2026 15:41
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22
Pemkab Tangerang Mutasi dan Rotasi 362 ASN, Sejumlah Camat Berganti Posisi

Pemkab Tangerang Mutasi dan Rotasi 362 ASN, Sejumlah Camat Berganti Posisi

Rabu, 28 Oktober 2026 07:23

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang

Kejar Target Revitalisasi Alun-alun, DPUPR Kota Serang Bakal Terapkan Sistem Kerja Lembur

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 30 Oktober 2026 20:24
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang menerapkan sistem kerja lembur untuk mempercepat penyelesaian proyek...

Penyiraman air keras

Pelaku Penyiraman Air Keras di Cikupa Ditangkap di Pelabuhan Merak

by Mulyadi
Jumat, 30 Oktober 2026 20:20
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Reskrim Polsek Cikupa berhasil menangkap pria berinisial AN (39) atas kasus penganiayaan berat terhadap rekan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.