CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Pertamina siap-siap dalam menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kota Cilegon menjadi salah satu daerah yang mendapatkan perhatian khusus dari Pertamina salam masa libur Nataru.
Hal itu lantaran Kota Cilegon menjadi jalur keluar masuk Pulau Jawa dan Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Menyikapi hal itu, Pertamina mengaku membentuk tim satgas.
“Secara umum kita punya tim satgas yang memantau kelancaran penyaluran BBM, nanti kita masuk bulan Desember pasti akan ada layanan tambahan untuk memastikan ketersediaan BBM, biasanya kita akan membuat modular tambahan,” papar Sales Area Manager Wilayah Banten Pertamina Patra Niaga, Shindu Pryio Windoko, Minggu, 12 November 2023.
Menurut Shindu, pihaknya memastikan selama Nataru tidak akan ada kelangkaan BBM di Kota Cilegon dan wilayah Banten lainnya.
Saat ini, rata-rata konsumsi harian BBM di Banten untuk jenis Petralite mencapai 3 ribu kilo liter, Pertamax 200 hingga 400 kiloliter, sedangkan solar sekira 1.800 liter.
Prediksi sementara, kebutuhan BBM selama arus Nataru akan alami peningkatan hingga 6 persen dari konsusmi harian.
Pertaminan saat ini masih menunggu data dari pemerintah, salah satunya terkait prediksi jumlah kendaraan yang beraktivitas untuk memperkirakan peningkatan kebutuhan BBM yang sebenarnya.
“Kami pastikan untuk Nataru nanti tidak akan ada kelangkaan BBM, masyarakat diimbau juga membeli BBM sewajarnya, tidak perlu berlebihan,” tuturnya.
Pertamina pun akan menyiapkan berbagai hal guna untuk mengatisipasi adanya lonjakan aktivitas kendaraan pada masa Nataru.
Salah satunya adalah mengerahkan kembali layanan motoris atau delivery jika terjadi kepadatan lalu lintas. (*)
Editor : Merwanda











