slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Cilegon

Pembangunan IPAL di Situ Rawa Arum Disoal

Bayu Mulyana by Bayu Mulyana
06-12-2023 23:27:15
in Cilegon
Pembangunan IPAL di Situ Rawa Arum Disoal
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Pembangunan IPAL itu tepat bersebelahan dengan tembok PT Meisha Internusa Teknik yang berada di area kawasan Situ Rawa Arum.

Baca Juga :

Atlet Peraih Emas di Popda Banten 2026 Dijanjikan Bonus Rp 10 Juta

Kick Off Popda XII dan Peparpeda IX Banten 2026, Cilegon Pastikan Kesiapan Sebagai Tuan Rumah

Konservasi DAS Cidanau Berlanjut, Pemprov Banten Dukung Jaga Sumber Air Cilegon

Wali Kota Cilegon Apresiasi TMMD ke-128

IPAL tersebut berfungsi untuk menyaring limbah baik yang bersumber dari perusahaan maupun masyarakat sebelum dialirkan ke Situ Rawa Arum. 

Proses pembangunan IPAL saat ini tengah berlangsung. Namun, pembangunan IPAL itu disoal oleh tokoh masyarakat Rawa Arum Husen Saidan.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air DPUPR Kota Cilegon Retno Dekat Wardani mengatakan, pembangunan IPAL merupakan permintaan warga yang disampaikan ke pihak kelurahan dan kecamatan mengingat saat ini telah masuk musim penghujan. 

“Sekarang kan sudah memasuki musim penghujan, prihatin takutnya nanti warga ini kebanjiran karena saluran kan kemarin masih tersumbat. Jadi di sana itu mau dibangun IPAL kecil supaya ketika buat mengetes air dari sana itu sudah tidak ada pencemaran. Di sana itu mau dibikin bak IPAL kecil, terus dibikin gorong-gorong, nah ini dari warga sendiri,” ujarnya, Rabu, 6 Desember 2023.

Retno bahkan mengungkapkan warga bersedia untuk bergotong-royong untuk pembuatan IPAL tersebut dan telah menyediakan sejumlah materialnya. 

“Ini semua sudah siap hasil koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan. PU tinggal mengeruknya, terus nanti nutupnya dan masangnya,” ujarnya.

Untuk nilai anggaran dalam pembuatan IPAL tersebut, kata Retno, pihaknya belum mengetahui secara pasti lantaran pekerjaan itu termasuk dalam pemeliharaan. 

“Nilai anggarannya belum tahu, karena kita pakainya pemeliharaan. Jadi ketika nanti pekerjanya dihitung berapa hari kerja, baru dibayarkan. Dari anggaran reguler. Nilainya belum diketahui karena ini sifatnya pemeliharaan saluran,” ujarnya. 

Sementara itu, pembangunan IPAL yang dilakukan oleh DPUPR Kota Cilegon tersebut menuai protes dari salah satu tokoh masyarakat Rawa Arum, Husen Saidan. 

Ia mengungkapkan, tidak ada jaminan Situ Rawa Arum tidak akan tercemar oleh limbah dari PT Meisha Internusa Teknik meski telah dibuatkan IPAL sebagai salah satu cara mencegahnya. 

Hal itu ia sampaikan berdasarkan kejadian sebelumnya, di mana ribuan ekor ikan mati di Situ Rawa Arum. 

Ia menduga penyebab kematian ribuan ekor ikan tersebut karena air yang tercemar oleh limbah perusahaan. 

“Ikan banyak yang mati kita mau menduga siapa lagi karena perusahaan yang terdekat. Itu pernah kejadian, pernah ramai ada pembuangan oli limbah B3 yang dibuang langsung oleh PT Mahesa saat itu. Kita masih menduga dari situ, karena tidak ada perusahaan lain di sini,” ujarnya.

Lebih jauh, Husen menyoroti soal kajian analisis dampak lingkungan dan perizinan PT Meisha Internusa Teknik yang sejak berdirinya perusahaan tersebut daerah sekitar banjir saat hujan turun. 

“Jadi semenjak berdirinya PT Meisha ini terjadi banjir di masyarakat. Jadi kita mempertanyakan perizinan PT Mahesa ini bagaimana, IMB dan kajian lainnya,” ujarnya. 

“Karena setahu saya setiap pembangunan workshop, bengkel dan lainnya itu dikaji dulu dan harus membuat saluran air bukan dicor di tengah perusahaan dia, hanya dipasang pipa,” sambung Husen. 

Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut juga pernah dibekukan oleh PUPR Pusat dan Kota Cilegon. Penyebab perusahaan tersebut dibekukan oleh pemerintah dikarenakan bangunannya berada di sepadan Situ Rawa Arum.  (*)

Editor : Merwanda

Tags: akses situ rawa arumHelldy AgustiamIPALKota Cilegonlimbah industrilimbah rumah tanggapembuangan limbahPemkot CilegonRawa ArumSitu Rawa Arumwalikota cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jelang Revitalisasi, Aliran Listrik Pasar Kutabumi Diputus

Next Post

385 Warga Cilegon Terima Bantuan UEP, Per Orang Kebagian Rp 2,5 Juta 

Related Posts

Cilegon

Atlet Peraih Emas di Popda Banten 2026 Dijanjikan Bonus Rp 10 Juta

by Adam Fadillah
Minggu, 24 Mei 2026 14:44

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi pada ajang Popda XII dan Peparpeda IX Banten Tahun...

Read moreDetails

Kick Off Popda XII dan Peparpeda IX Banten 2026, Cilegon Pastikan Kesiapan Sebagai Tuan Rumah

Konservasi DAS Cidanau Berlanjut, Pemprov Banten Dukung Jaga Sumber Air Cilegon

Wali Kota Cilegon Apresiasi TMMD ke-128

Profil Nurul Jadidah, Pekerja Swasta Hingga Sukses Mendirikan Klinik Gigi Dentaraya Kota Cilegon

Kohati Cilegon Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Pulomerak

Anak 11 Tahun di Cilegon Diduga Jadi Korban Pencabulan Oleh Tetangganya Sendiri

Peparpeda Banten 2026, Kota Serang Kirim 30 Atlet Disabilitas Targetkan Tembus Tiga Besar

SPPG Diminta Selesaikan Perizinan dan Penuhi SLHS di Kabupaten Serang

Siswa SD PLTU Curhat Masih Banyak Jalan Berlubang Langsung ke Wakil Wali Kota Cilegon 

Next Post
385 Warga Cilegon Terima Bantuan UEP, Per Orang Kebagian Rp 2,5 Juta 

385 Warga Cilegon Terima Bantuan UEP, Per Orang Kebagian Rp 2,5 Juta 

Lahan Pertanian di Kabupaten Serang Menyusut, Beralih Jadi Perumahan, Industri hingga Jalan Tol

Lahan Pertanian di Kabupaten Serang Menyusut, Beralih Jadi Perumahan, Industri hingga Jalan Tol

Kadinsos Cek Penyaluran Bantuan di Desa Karangsari

Kadinsos Cek Penyaluran Bantuan di Desa Karangsari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53
Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Minggu, 24 Mei 2026 16:52
Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Minggu, 24 Mei 2026 16:51
SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53
Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Minggu, 24 Mei 2026 16:52
Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Minggu, 24 Mei 2026 16:51

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

by Haidaroh
Minggu, 24 Mei 2026 20:01

RADARBANTEN.CO.ID — SMP Islam Pariskian akan menggelar wisuda dan perpisahan tahun ajaran 2025/2026 besok, 25 Mei 2026 di Graha Pena...

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

by Adam Fadillah
Minggu, 24 Mei 2026 17:19

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Muktamar XI Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, dukungan terhadap Ali Mujahidin untuk kembali memimpin organisasi menguat....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak