LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebagai upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui kemajuan pariwisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berencana mengembangkan agrowisata dengan luas 52 hektare tanah di Kecamatan Cimarga.
Penjabat (Pj) Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, saat meninjau langsung lokasi rencana pengembangan agrowisata di Kecamatan Cimarga, Rabu, 13 Desember 2023.
“Lokasi yang akan dijadikan pengembangan agrowisata tersebut merupakan salah satu Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang semula merupakan lahan eks HGU PT. The Bantam and Preanger yang diberikan kepada Pemkab Lebak melalui program LPRA sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan syarat yang telah ditetapkan,” kata Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan.
Dalam upaya mendukung dan memperkuat visi misi menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal, Pemerintah Daerah akan mengoptimalkan berbagai sektor. Salah satunya peran pertanian dan perkebunan sebagai potensi lokal dalam memperkuat destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lebak.
“Ya, peran pertanian dan perkebunan sebagai potensi lokal dalam memperkuat destinasi wisata unggulan di Kabupaten l
Lebak. Agrowisata dan desa wisata dapat menopangnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Lebak, Rahmat, menambahkan, potensi lokal pertanian dan perkebunan dalam memperkuat destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lebak cukup melimpah. Namun, hanya belum tergali dengan optimal.
Karena itu, pihaknya terus menyosialisasikan kepada petani untuk dapat memanfaatkannya sebagai mata pencaharian untuk menopang perekonomian masyarakat dan keluarga bila dapat dikelola dengan baik.
“Ya, agrowisata dan desa wisata cukup melimpah. Manggis, durian dan kebun stoberi sangat baik di Lebak. Saya kira bila ini dapat dioptimalkan akan sangat mendukung potensi lokal,” katanya. (*)
Reporter: nurabidin
Editor: Agus Priwandono











