• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Korban Pencabulan Ayah Tiri di Pandeglang Terancam Putus Sekolah

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Jumat, 2 Februari 2024 16:12
in Hukum, Pandeglang, Utama
0
Korban Pencabulan Ayah Tiri di Pandeglang Terancam Putus Sekolah
0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – An (15), seorang siswi SMP di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban pencabulan ayah tirinya, AS (39), terancam putus sekolah.

An yang saat ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP terancam putus sekolah karena menjadi korban pencabulan ayah tirinya hingga mengandung janin berusia dua bulan.

Menurut Pekerja Sosial Kabupaten Pandeglang Ahmad Subhan,  saat ini sedang mencarikan sekolah baru untuk An.

“Jadi kita ingin An tetap mendapatkan hak pendidikannya. Jangan sampai atas perbuatan bejat ayah tirinya sampai putus sekolah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 2 Februari 2024.

Ia menjelaskan, korban An statusnya masih pelajar. Saat ini duduk dibangku kelas tiga SMP.

“Jadi tahun ini itu tahun kelulusan. Oleh karena itu kita  mengupayakan kepindahan sekolahnya dari luar kota ke sekolah di sini,” katanya.

Subhan menegaskan, kemarin ia telah  melakukan home visit ke rumah korban. Saat ini memang korban tengah hamil dua bulan perlu penanganan kandungannya.

“Hanya saja kemarin kita juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak desa agar memantau perkembangan si korban. Karena korban ini mempunyai janin dalam kandungannya,” katanya.

Kemudian untuk sekolah, ia sebagai pekerja sosial akan menghubungkan sumber kepada pendidikan bahwa anak juga masih mempunyai hak-hak pendidikannya agar tidak dikeluarkan oleh pihak sekolah.

“Hanya saja saat ini kan posisi anak sedang hamil. Kami juga mencari upaya agar hak pendidikannya tidak terganggu, dan ke depannya anak bisa mengenyam pendidikan lanjutan sekolah karena memang kemauan anaknya juga ingin sekolah,” katanya.

Satu hal juga perlu menjadi perhatian, lanjut dia, kondisi keluarganya sangat memprihatinkan. Apalagi ibunya ialah seorang pembantu rumah tangga. Ketika kasus ini terjadi ibunya sudah tidak bekerja lagi.

“Kami dari Dinas Sosial akan memberikan sebuah program unit usaha produktif untuk ibunya agar bisa berdagang atau berjualan kecil-kecilan. Dan kita juga sebagai pekerja sosial sudah mengkoordinasikan dengan pihak terkait agar memantau perkembangan karena dalam hal ini kasusnya masih berjalan di kepolisian dan yang pasti kita memaksimalkan pemenuhan hak-hak dasar anaknya,” katanya.

Hak dasar anak itu dalam satunya hak keamanan, kenyamanannya secara mental.

“Kita sudah melihat dan sudah melakukan asesmen bersama konselor ke sana dan alhamdulillah sudah agak membaik dalam arti kata secara fisik sudah mulai pulih dalam traumatiknya. Tapi kita masih melihat perkembangan selanjutnya karena memang kondisi anak sudah mengandung ini sangat rentan secara psikologis, kita berikan pemahaman edukasi. Saat ini anak sudah tidak tinggal di rumah pelaku tetapi di rumah neneknya. Jadi anak sudah berada di tempat aman dan kita akan terus memantau perkembangannya,” katanya.

Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi

Tags: anak dihamili ayah tiridinsos pandeglangdisetubuhi ayah tiripekerja sosialpencabulanPencabulan Anakpolres pandeglangsiswi SD dicabuli ayah tiri
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Permintaan Kompensasi dari Warga Cilegon Sebabkan Kerja Sama Pembuangan Sampah Tidak Dilanjutkan

Next Post

Jelang Pencoblosan 14 Februari, KPU dan Bawaslu Laporkan Kesiapannya

Next Post
Jelang Pencoblosan 14 Februari, KPU dan Bawaslu Laporkan Kesiapannya

Jelang Pencoblosan 14 Februari, KPU dan Bawaslu Laporkan Kesiapannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Indomaret Cabang Lebak Gelar Aksi Donor Darah Per Tiga Bulan, Wujud Kepedulian Sosial Karyawan

Indomaret Cabang Lebak Gelar Aksi Donor Darah Per Tiga Bulan, Wujud Kepedulian Sosial Karyawan

by Rajudin
Senin, 31 Agustus 2026 20:19
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Lebak kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di Ruang Training Center...

Wakil Bupati Tangerang Tekankan Penguatan Karakter Anak

by Mulyadi
Senin, 31 Agustus 2026 18:37
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya penguatan pola asuh positif (positive parenting) dan literasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.