TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang mencatat jika nilai ekspor produk di Kota Tangerang tembus 5,19 miliar USD.
Keberhasilan di bidang ekspor disebabkan dengan ditetapkannya Pemkot Tangerang sebagai Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) terbaik di Provinsi Banten.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, Pemkot Tangerang dikategorikan sebagai daerah dengan jumlah aktivitas ekspor terbesar keenam di seluruh Indonesia.
Tercatat, berdasarkan data yang diolah Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, aktivitas ekspor di Kota Tangerang pada tahun 2023 mencapai 5,19 miliar USD dengan 53.067 formulir Surat Keterangan Asal (SKA) yang diterbitkan.
“Aktivitas perekonomian, terurama bdang ekspor di Kota Tangerang menunjukkan tren yang positif. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan jumlah penerbitan SKA yang diterbitkan terus bertambah. Apalagi, pada 2023 ini terdapat 513 perusahaan yang berkontribusi mendorong kemajuan di sektor ini,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Camat Karawaci in Jumat, 1 Maret 2024.
Suli menjabarkan, berdasarkan data nilai transaksi ekspor atau Free on Board (FOB) yang tercatat, menunjukkan pada tahun 2021 mencapai 2,87 miliar USD, 2022 mencapai 2,68 miliar USD, dan melejit jauh pada tahun 2023 yang mencapai 5,19 miliar USD.
“Aktivitas eskpor di Kota Tangerang juga didominasi menuju berbagai negara maju, seperti Tiongkok yang mencapai 3,58 miliar USD, Jepang mencapai 160 juta USD, Thailand mencapai 137 juta USD, Korea mencapai 100 juta USD, dan Inggris (UK) mencapai 62 juta USD,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis lainnya untuk terus meningkatkan aktivitas ekspor di Kota Tangerang. Terlebih, aktivitas ekspor ini menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong kemajuan perekonomian dan pendapatan daerah di Kota Tangerang. (*)
Editor: Bayu Mulyana











