CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Salah satu bangunan dapur di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hasyimiyah yang berlokasi di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, ludes terbakar.
Kebakaran tersebut diduga akibat regulator tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram bocor dan menyambar kompor yang sedang digunakan memasak.
Kabar tersebut turut dibenarkan, Camat Ciwandan Agus Ariyadi yang meninjau langsung ke lokasi, lantaran ponpes tersebut tak jauh dengan kantor Kecamatan Ciwandan.
“Iyah sekitar jam 14.30 WIB terjadi kebakaran di salah satu bangunan dapur Ponpes Al Hasyimiyah,” kata Agus saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 6 Maret 2024.
Agus mengetahui kebakaran tersebut, saat melihat kepulan asap tebal dari kantornya. Namun, kepulan asap itu semakin membesar dan dirinya langsung menghampiri lokasi tersebut.
“Dari kepulan asap tebal itu, kami langsung menghampiri ke lokasi dan benar terjadi kebakaran di dapur Ponpes Al Hasyimiyah,” katanya.
Pihaknya langsung berkordinasi dengan OPD terkait untuk memadamkan api yang terus melahap bangunan dapur ponpes tersebut.
“Karena bangunannya semi permanen, jadi api mudah menjalar ke bangunan lain,” katanya.
“Tapi sambil nunggu petugas Damkar kami juga menghubungi mobil pemadam kebakaran dari KBS, Alhamdulillah atas bantuan dari KBS dan Damkar api berhasil dipadamkan sekitar jam 15.30 WIB,” tambahnya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa, karena saat terjadi kebakaran para santri berhamburan keluar ruangan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian santri keluar semua,” ujarnya.
“Kami lagi komunikasikan dengan industri sekitar, untuk ikut membantu makan malam santri, mudah-mudahan industri bisa membantu,” sambungnya.
Dia mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Ciwandan agar berhati-hati dalam menggunakan kompor gas, dan memperhatikan kondisi kompor gas.
“Saya imbau semuanya, jadi kalau umur kompor gasnya sudah tua agar segera di regenerasi karena kalau dibiarkan sangat riskan terjadinya kebakaran,” imbaunya. (*)
Editor : Merwanda











