SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menyiagakan 150 personelnya dalam menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 2024. Mereka disigakan untuk meminimalisir resiko jika terjadi suatu bencana pada momentum itu.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, ratusan personel itu nantinya akan bersiaga dengan personel lain dari elemen TNI-Polri.
“Kalau dari kita kurang lebih 150 dari kabupaten kota relawan TNI Polri juga Insya Allah lah mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan,” kata Nana kepada wartawan, Selasa 26 Maret 2024.
Nana mengatakan, Hari Raya Idul Fitri nanti bertepatan dengan siklus pergantian musim dari penghujan ke musim kemarau. Yang mana, berdasarkan analisi BMKG, pada bulan April nanti wilayah Banten akan memasuki awal musim kemarau.
Ia menyebut, peralihan cuaca itu sangatlah rawan akan terjadinya cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang hingga hujan lebat yang disertai angin juga kilatan.
“Kita melakukan koordinasi kaitannya dengan cuaca ekstrem hidrometeroogi juga dikaitkan bencana hari raya kita sudah saving H-7 bersama-sama TNI-Polri, Basarnas, BPBD di daerah, juga relawan,” ujarnya.
Terdapat beberapa titik yang akan jadi fokus perhatian pihaknya seperti pelabuhan Merak dan titik keraimaian lainnya pada Hari Raya Idul Fitri nanti.
Pihaknya juga berencana untuk meminjamkan sarana dan prasarana yang ada sebagai salah satu pendukung kenyamanan mudik terutama di titik-titik lokasi yang dimungkinkan potensi bencananya tinggi, seperti longsor banjir dan juga potensi bencana lainnya.
“Titik-titiknya kita fokusin di Merak termasuk penyiapan helikopter, kita koordinasi dengan Basarnas nanti standby atau landingnya di halaman BPBD Provinsi Banten dari kebutuhan berapa kali dan juga objek-objek lainnya jadi tempat wisata kemudian tempat-tempat jalur mudik yang lainnya,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











