• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Kesenian Tradisi Gebrag Ngadu Bedug Bakal Beraksi Kembali di Alun-alun Pandeglang

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 17 April 2024 20:33
in Pandeglang
0
Kesenian Tradisi Gebrag Ngadu Bedug Bakal Beraksi Kembali di Alun-alun Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita memainkan bedug pada acara Gebrag Ngadu Bedug. Foto Dok. Radar Banten

0
SHARES
149
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kemeriahan kesenian tradisi Gebrag Ngadu Bedug bakal kembali tampil tahun ini melalui Asosiasi Seniman Bedug (ASB) yang akan digelar di Alun-alun Pandeglang pada Kamis, 18 April 2024.

Seorang seniman bedug di Pandeglang Endang Suhendar mengatakan, Gebrag Ngadu Bedug adalah langkah nyata dalam melestarikan budaya Pandeglang. Ritual Ngadu Bedug telah menjadi bagian integral dari warisan budaya masyarakat Pandeglang selama bertahun-tahun.

“Acara ini mulai berlangsung dari tanggal 18 sampai 20 April 2024, konsepnya tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, jadi konsepnya tahun ini Ranggon atau saung yang bertingkat pemain musik kecilnya di atas pemain bedugnya ada di bawah,” ungkapnya, Rabu 17 April 2024

Dikatakannya, Gebrag Ngadu Bedug akan diikuti oleh 20 kampung se-Kabupaten Pandeglang. Nantinya masing-masing kampung akan membuat saung sebagai tempat mereka memainkan bedug.

“Setiap saungnya itu dari berbagai kampung ada 5 bedug, ada dua puluh kampung yang nanti akan memainkan bedug mengelilingi Alun-alun. Euforia kesenian Gebrag Ngadu Bedug ini setiap satu minggu setelah lebaran,” ucapnya.

Menurut Endang Suhendar, tradisi ini tidak hanya menarik karena keindahan seninya, tetapi juga memiliki makna dan filosofi yang dalam.

“Kesenian Gebrag Ngadu Bedug ini harus terus dipertahankan dan kita akan mempertahankan kesenian tersebut, sebenarnya event acara ini di Alun-alun Pandeglang sudah yang ke dua kalinya, tapi kalau di setiap kampung-kampung Gebrag Ngadu Bedug itu sudah ramai,” tuturnya.

Ia menjelaskan, nantinya acara ini akan diisi dengan beragam kegiatan lainnya yang digabung menjadi satu, salah satunya yakni seperti workshop pembuatan bedug, arak-arakan bedug, dan pameran kesenian tradisi maupun UMKM.

“Jadi ada pembelajaran workshop cara membuat bedug, berbicara bedug itu banyak yang mengatakan bukan suatu hal lokal proud atau apa, walaupun lokal walaupun tradisi itu bisa menjadi tradisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya bermimpi untuk mengumpulkan berbagai jenis kesenian bedug dari seluruh Nusantara di Pandeglang dengan tujuan menjadikannya sebagai ajang event berskala nasional.

“Dengan adanya pengumpulan alat perkusi bedug dari berbagai daerah di Nusantara di Pandeglang, kita berharap bahwa mimpi para seniman kesenian tradisi bedug ini dapat menjadi sebuah event internasional. Kita bisa mengundang perwakilan dari bedug Korea atau bedug China sehingga semua kesenian ini bisa digabungkan dan menjadi sebuah harapan bagi dunia kesenian,” tambahnya.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Alun-alun PandeglangBantenBedugbedug Indonesiagebrag ngadu bedugkabupaten pandeglangKeseniankesenian bedugKesenian daerahPandeglangsenimantampak bedugTradisional
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus Dugaan Penipuan Oleh Pejabat Pemprov Banten Naik Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Tunggu Gelar Perkara

Next Post

Miris, Anak 14 Tahun di Cikeusal Disetubuhi Ayah Kandung Hingga Melahirkan Seorang Diri

Next Post
Miris, Anak 14 Tahun di Cikeusal Disetubuhi Ayah Kandung Hingga Melahirkan Seorang Diri

Miris, Anak 14 Tahun di Cikeusal Disetubuhi Ayah Kandung Hingga Melahirkan Seorang Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pecinta Durian Siap-siap, Pemkab Lebak Akan Gelar Festival Murak Kadu

Pecinta Durian Siap-siap, Pemkab Lebak Akan Gelar Festival Murak Kadu

by Nurabidin
Minggu, 30 Agustus 2026 12:27
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Momen musim durian di Kabupaten Lebak dimanfaatkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak untuk menarik wisatawan datang...

Perlintasan Langsung 183 di Pasar Rangkasbitung Ditutup, 4 September 2026

Perlintasan Langsung 183 di Pasar Rangkasbitung Ditutup, 4 September 2026

by Nurabidin
Minggu, 30 Agustus 2026 11:47
0

Jalur perlintasan kereta api di sekitar Pasar Rangkasbitung ini akan ditutup pada 4 September 2016.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.