LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Sar Nasional (Basarnas) masuk hari pencarian keempt belum menemukan RH (24 tahun) dan IR (35 tahun) warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang terperangkap di dalam lubang tambang batu bara sejak Sabtu 27 April 2024 lalu.
Kasi Operasi Basarnas Banten Heru Amir, mengatakan kedua penambang tersebut diduga terkubur saat hendak mengambil alat galian. Hingga saat ini keduanya masih belum keluar dari lubang karena ada longsoran dan menutup mulut lubang tambang.
Terkuburnya kedua pekerja tersebut, dilaporkan oleh rekan kerja lainnya hingga kemudian operasi pencarian dilakukan oleh tim gabungan termasuk Basarnas Banten.
“Pencarian sudah dilakukan sejak Minggu (28/4/2024), namun belum membuahkan hasil,” kata Heru kepada wartawan, Selasa 30 April 2024.
Heru menyebutkan, pencarian dilakukan dengan menggali lubang sedalam 10 meter dengan lebar hingga enam meter. Namun belum membuahkan hasil.
Lebih lanjut menurutnya, lubang tambang batubara sendiri, memiliki kedalaman hingga 20 meter ke dalam tanah.
“Hingga saat ini kami masih berusaha untuk melakukan pencarian dengan dibantu alat berat dari perusahaan di sekitar lokasi tambang,” tandasnya.
Pencarian korban pada hari keempat dihentikan pada pukul 17.00 WIB dan pihak Basarnas masih melakukan penggalian di sekitar area tambang. (*)
Editor Bayu Mulyana











