PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang anak bernama Dodi (9) warga Kampung Pakuhaji RT 02 RW 09, Desa Saninten, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang tewas di saluran drainase, Sabtu, 18 Mei 2024 sekira pukul 16.30 WIB.
Korban tewas diduga terseret arus kuat saluran drainase usai turun hujan deras.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengatakan, pada hari ini Sabtu, 18 mei tahun 2024 sekira pukul 16.30 WIB tim piket telah menerima laporan adanya orang tenggelam dari warga Kampung Pakuhaji.
“Yang melaporkan atas nama Bapak Nono. Bahwa terjadi kejadian orang hanyut di saluran drainase,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 19 Mei 2024.
Korban hanyut atas nama Dodi berjenis kelamin laki-laki dan usia 9 tahun. Beralamat di Kampung Paku Haji RT 02 RW 09, Desa Saninten Kecamatan Kaduhejo.
“Kronologis terjadinya kejadian ini bahwa pada saat hujan deras korban bernama Dodi sedang bermain di sekitaran
saluran drainase. Lokasinya berada di tepi jalan sekitaran rumah korban,” katanya.
Tidak diketahui secara pasti, penyebab korban bisa hanyut terbawa saluran air drainase. Apakah karena terjatuh, terpeleset atau karena memang tengah bermain air drainase.
“Namun Tim Reaksi cepat BPBD begitu menerima laporan langsung ke lokasi dan melakukan pencarian bersama warga juga dibantu Anggota Koramil dan Polsek. Dan begitu kondisi saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.
Sekretaris BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang Nana Mulyana menyampaikan, ucapan turut berduka cita atas meninggalnya seorang anak yang hanyut di saluran drainase.
“Korban sudah diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dan kami langsung evakuasi ke rumah duka,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











