LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Calon Bupati Lebak nomor urut 2 Dede Supriyadi mengungkapkan bahwa dirinya mendukung pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Cilangkahan.
DOB Cilangkahan dinilai sebagai solusi dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah.
“Saya dulu adalah orang yang mendukung pembentukan DOB, karena saya juga bagian dari Bakor (Badan Koordinasi) Cilangkahan. Dari dulu Cilangkahan sudah layak menjadi daerah baru, namun waktu itu tidak setujui,” terang Dede RADARBANTEN.CO.ID, Minggu 6 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, kini dirinya menjadi calon Bupati Lebak periode 2024-2029 tentunya harapan untuk memekarkan Cilangkahan akan menjadi tugas khusus baginya. Apalagi Dede berasal Lebak Selatan, tepatnya Kecamatan Banjarsari.
“Demi pemerataan pembangunan dan kemudahan akses pelayanan masyarakat DOB merupakan sebuah keharusan. Karena selama ini masyarakat di Selatan kesulitan dalam mendapatkan layanan pemerintahan,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini dirinya sudah melakukan kampanye ke beberapa daerah di Lebak Selatan. Dede berharap perjalanannya selalu dipermudah dan dilancarkan.
Hal yang sama disampaikan Dita Fajar Bayhaqi Calon Wakil Bupati nomor urut 3. Fajar mendukung pemekaran atau DOB Cilangkahan. Menurutnya akses yang jauh dari selatan ke pusat pemerintahan di wilayah utara menjadi kendala dalam pelayanan publik.
“Karena Kabupaten Lebak itu pemerintahannya di utara, sehingga pelayanan publik terlalu jauh khususnya untuk masyarakat di selatan,” terangnya.
Calon Wakil Bupati Lebak yang berpasangan dengan Sanuji Pentamarta ini menyebutkan, DOB Cilangkahan akan menjadi program prioritas. Jika terpilih, dirinya akan mempercepat akselerasi pembangunan di selatan.
“Jadi langkah awal kita adalah menyiapkan kantor bupati penghubung atau kantor wakil bupati di selatan. Ini juga menjadi langkah awal kita untuk melangkah menuju Kabupaten Cilangkahan,” tandasnya.
Editor: Mastur Huda











