LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Produksi air di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya atau PDAM Lebak terancam berhenti. Sebab, Surat izin penggunaan Air (SIPA) dari Kementerian PUPR (Dirjen SDA) akan habis pada November 2024.
Sementara pengajuan perpanjangan SIPA Kementerian PUPR (Dirjen SDA) belum bisa dilakukan, karena pengajuan mesti dilakukan oleh Direktur utama (Dirut) PDAM Lebak definitif.
Ketua Dewan Pengawas PDAM Lebak, Khoirul Umam membenarkan izin SIPA dari Dirjen SDA Kementerian PUPR habis pada November 2024.
“Kita sudah coba urus perizinannya melalui OSS (online Single Submission) maupun manual tetap tidak bisa, ditolak sistimnya. Karena, yang menandatanganinya mesti Dirut depinitif,” katanya, Senin 28 Oktober 2024.
Dia mengatakan, besar kemungkinan bila izin SIPA belum diperpanjang hingga November maka produksi PDAM Lebak akan dihentikan, lantaran, tidak ingin beresiko dengan hukum.
“Kita sudah sampaikan soal ini ke Pemkab Lebak dan Komisi II DPRD Lebak sebagai mitra PDAM saat RDP. Tentunya, bila izin SIPA nya habis berarti kita berkegiatan ilegal dan ini bepotensi melanggar hukum. Jelas, kita tidak ingin melanggar hukum juga,” jelasnya.
Lantaran itu, dia berharap Pemkab Lebak dalam hal ini Pj Bupati Lebak selaku pemilik PDAM segera menetapkan Dirut definitif.
“Kalau untuk urusan tekhnis kita masih dapat melaksanakannya. Tapi, untuk urusan kebijkan haruslah pejabat definitif,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto belum menjawab pesan singkat yang dikirim soal pengangkatan Dirut PDAM Lebal depinitif hasil seleksi yang telah diajukan Panitia Seleksi Dirut PDAM Lebak.
Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak mendesak pemkab Lebak untuk segera menetapkan atau menunjuk Direktur Utama (Dirut) depinitif Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya atau PDAM Lebak.
Diketahui Penjabat (Pj) Bupati Lebak Gunawan Rusminto belum juga bersikap melanjutkan atau melakukan seleksi ulang calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya atau PDAM Lebak.
Editor: Abdul Rozak











