SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat yang ingin membeli kendaraan listrik tak perlu khawatir, PT PLN (Persero) bakal menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Banten. Saat ini, PLN sudah menyediakan SPKLU di 64 lokasi dengan jumlah 106 unit.
Manager Sub Bidang Strategi Pemasaran PLN UID Banten Muhammad Habib Tohir mengatakan, tahun 2025 akan ada penambahan 100 unit SPKLU. “Tersebar di Tangerang Raya, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak,” ujar Habib usai acara Banten Electric Vehicle (EV) Freestyle di halaman gedung Pendopo Bupati Serang, Kota Serang, Minggu, 29 Desember 2024.
Kata dia, saat ini, daerah yang masih minim SPKLU yakni di Banten bagian Selatan. Lantaran, konsumsi kendaraan listrik di daerah tersebut masih minim. Namun, dengan acara seperti Banten EV Freestyle ini, diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat terkait kendaraan listrik. Sehingga, tidak perlu khawatir menggunakan kendaraan listrik.
Kegiatan Banten EV Freestyle digelar dalam rangka meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik dan mendukung program pemerintah.
“Tujuannya dengan agenda ini mensosilasiakan masyarakat untuk lebih peduli menggunakan kendaraan listrik, karena kendaraan listrik ramah lingkungan, bebas emisi dan mendukung program pemerintah untuk energi hijau,” tutur Habib.
Ia mengaku, dari tahun ke tahun pengguna kendaraan listrik terus meningkat di Provinsi Banten. Hal itu menandakan adanya peran aktif masyarakat mendukung transisi menuju Indonesia yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan energi bersih. Sebagai bentuk pelayanan terhadap pengguna kendaraan listrik, PLN telah menyediakan SPKLU untuk mobil listrik dan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) yang tersebar di wilayah Banten.
“Jadi masyarakat kita tidak perlu khawatir lagi mencari lokasi untuk mengecharge, mau ngisi dimana. Sekarang motor listrik sudah ada yang namanya SPBKLU, stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum. Jadi pengguna bisa menukarkan baterainya yang kosong,” jelas Habib.
Editor: Mastur Huda











